Kompetisi serta pelatihan menjadi sarana utama untuk mendorong kemajuan prestasi karate di Kalbar.
Baca Juga: Sejarah Karate Aliran Kyokushin, Didirikan Masutatsu Oyama dan Terkenal Keras
Agenda Kejurprov 14–16 November 2025 ini dirancang sebagai ajang bagi atlet-atlet terbaik dari kota dan kabupaten se-Kalimantan Barat yang telah melalui seleksi ketat di daerah masing-masing. Hasil dari kompetisi ini akan menjadi dasar pemetaan prestasi dan rekomendasi atlet menuju level nasional.
Pengprov FORKI Kalbar juga membuka kategori Beginner untuk pelajar dan mahasiswa guna melatih mental tanding, memotivasi, serta menambah jam terbang sebelum mereka naik ke level kompetisi yang lebih tinggi.
"Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia, FORKI Kalbar juga menyelenggarakan penataran dan akreditasi bagi pelatih dan wasit, menghadirkan pemateri dari pusat, yaitu Wakil Ketua Dewan Wasit Donal Kalopita yang memiliki grade wasit WKF," tambah Kabid Binpres FORKI Kalbar, Sense Krisman Samosir.
Baca Juga: Sejarah Karate, Tak Bisa Terlepas dari Okinawa dan Gichin Funakoshi
Sense Uchok panggilan akrab-nya menyebutkan, penyelenggaraan kegiatan ini didukung sejumlah mitra, antara lain IBEI Pontianak, Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Provinsi Kalbar, serta Jurusan Manajemen FEB Universitas Tanjungpura.
"Kerja sama ini diharapkan membuat seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan efektif dalam mendukung pembinaan prestasi karate di Kalimantan Barat," kata karateka dari perguruan Inkai tersebut. ***