pontianak-insights

Latihan Rafting Berujung Duka, Dua Mahasiswa Mapala Polindra Ditemukan Tewas

Senin, 10 November 2025 | 16:56 WIB
Menyoroti fakta terkini kasus 7 mahasiswa Mapala Polindra yang terseret arus sungai Cimanuk, Indramayu. (Dok. Instagram.com/@indramayuupdate)

PONTIANAKGLOBE.COM, INDRAMAYU -- Kegiatan susur sungai yang dilakukan tujuh mahasiswa Politeknik Negeri Indramayu (Polindra) berakhir tragis. Dua mahasiswa ditemukan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Cimanuk, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, sementara lima lainnya berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat.

Tim SAR gabungan menemukan kedua korban bernama Agung dan Muhammad Lana Wiratno pada Senin dini hari, (10/11/2025), setelah dinyatakan hilang sejak Sabtu, 8 November. Keduanya diketahui mengikuti latihan rafting bersama kelompok Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Polindra.

Baca Juga: Densus 88 Ungkap Pelaku Bawa 7 Peledak, 3 Belum Meledak

Komandan Tim Basarnas Pos SAR Cirebon, Eddy Sukamto, mengonfirmasi bahwa pencarian yang berlangsung dua hari membuahkan hasil.

“Korban atas nama Agung dan Lana semuanya sudah berhasil ditemukan,” ujar Eddy di lokasi pencarian.

Korban pertama, Agung, warga Desa Segeran, Kecamatan Juntinyuat, ditemukan di Bendungan Karet Bangkir, Kecamatan Lohbener. Proses evakuasi berlangsung dramatis karena jasad korban tersangkut di pusaran air.

“Petugas bendungan membantu membuka pintu air agar arus mendorong tubuh korban keluar,” jelas Eddy.

Sementara itu, jasad korban kedua, Muhammad Lana Wiratno, warga Desa Terusan, Kecamatan Sindang, ditemukan sekitar pukul 00.30 WIB di Blok Gandok, Desa Panyindangan Kulon, atau sekitar 5 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi ditutup dan jenazah dievakuasi ke RSUD Indramayu untuk proses identifikasi.

Eddy menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur gabungan yang terlibat, termasuk BPBD, Polairud, Tagana, Karang Taruna Garda Sakti, ERT, dan masyarakat sekitar yang membantu pencarian.

Baca Juga: Mega Proyek Triliunan Terbengkalai, Publik Pertanyakan Efektivitas APBN

Sebelumnya, insiden bermula saat tujuh anggota Mapala Polindra melakukan latihan rafting di Sungai Cimanuk pada Sabtu siang, (8/11/2025). Kasat Polairud Polres Indramayu, AKP Asep Suryana, mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 12.30 WIB di Bendungan Karet Bangkir.

“Perahu yang ditumpangi mahasiswa terbalik setelah terjebak pusaran air,” ujarnya.

Dalam kejadian tersebut, lima mahasiswa bernama Gelar, Heliyah, Nonik, Mus Ali, dan Fatir berhasil menyelamatkan diri berkat bantuan warga sekitar, sementara dua lainnya terbawa arus deras dan baru ditemukan dua hari kemudian.***

Tags

Terkini