PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik I Provinsi Kalimantan Barat yang digelar selama dua hari di Hotel Kini Pontianak resmi ditutup, Sabtu (8/11/2025).
Penutupan dilakukan oleh Wakil Gubernur Kalbar yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi dan Pembangunan, Christian Lumano.
Baca Juga: Rakerda III DAD Kota Pontianak Teguhkan Sinergi Budaya, Gaungkan Rencana Event Multi Etnis Kalbar
Dalam sambutannya, Lumano menyampaikan bahwa Pesparani Katolik I Kalbar telah menjadi ajang memperkuat kebersamaan dan semangat pelayanan umat Katolik di Bumi Tanjungpura.
“Pesparani ini memberi spirit baru — satu hati, satu jiwa dalam membangun Kalimantan Barat. Kemenangan sejati bukan hanya di panggung, tetapi dalam pelayanan dan pengabdian di tengah masyarakat,” ujar Lumano.
Ia juga mengapresiasi seluruh panitia, dewan juri, dan peserta yang telah berpartisipasi.
Baca Juga: Prabowo Panggil Menteri dan Kapolri, Bahas Dampak Game Online pada Anak
Menurutnya, kegiatan seperti ini mempererat persaudaraan dan memperkuat iman umat Katolik di tengah kemajemukan Kalbar.
“Pemerintah Provinsi Kalbar terus mendukung pembangunan kehidupan beragama. Kemajemukan adalah kekuatan yang harus kita rawat bersama,” tambahnya.
Lumano juga berharap Kanwil Kementerian Agama dapat mengalokasikan anggaran agar kegiatan Pesparani dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun.
Hadir dalam acara penutupan antara lain Forkopimda Kalbar, para Bupati dan Wali Kota, pastor, pengurus LP3KD Kalbar, serta perwakilan LP3KD kabupaten/kota se-Kalimantan Barat.
Baca Juga: Gus Dur Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, Cak Imin Sebut Indonesia Berutang pada Demokrasi Beliau
Sekretaris Umum LP3KD Kalbar, Ignasius I.K., mewakili Ketua Umum LP3KD Provinsi Kalbar, menyampaikan bahwa lomba paduan suara, mazmur, dan cerdas cermat Kitab Suci dalam Pesparani ini merupakan wujud nyata umat Katolik memuliakan Tuhan melalui seni dan iman.
“Pesparani ini sukses karena kerja sama dan kolaborasi semua pihak – dari panitia, pemerintah daerah, hingga peserta. Terima kasih untuk dukungan dan semangat kebersamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pesparani Katolik I Kalbar 2025, Yohanes Budiman, menyatakan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan kegiatan perdana tingkat provinsi tersebut.