pontianak-insights

Kapolri Ungkap Pelaku SMAN 72 Sempat Dibawa ke RS Bersama Korban

Sabtu, 8 November 2025 | 05:10 WIB
Keterangan pers Kapolri Jenderal Listyo Sigit soal insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta. (Dok. Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membeberkan hasil penyelidikan awal terkait insiden ledakan yang terjadi di SMAN 72 Jakarta, pada Jumat, (7/11/2025). Pernyataan tersebut disampaikan dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan bersama Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.

Listyo menjelaskan, sebagian korban ledakan telah diperbolehkan pulang, sementara dua orang lainnya masih menjalani operasi akibat luka yang cukup serius.

“Untuk saat ini, salah satu dari yang sedang menjalani operasi adalah terduga pelaku. Motifnya sedang kami dalami dari berbagai informasi,” ujar Kapolri.

Baca Juga: Rocky Gerung Balas Narasi Purbaya Soal Dana Daerah, Sebut Salah Sasaran

Kapolri mengungkap bahwa pihaknya telah mengamankan seseorang yang diduga menjadi pelaku utama dalam insiden tersebut. “Anggota sedang melakukan pendalaman terkait identitas pelaku, lingkungan pelaku, termasuk rumah dan hal-hal lain yang sedang kita dalami,” ucap Listyo.

Saat ditanya apakah pelaku merupakan pelajar SMAN 72 Jakarta, Listyo tak menampik hal itu.

“(Dari pelajar ya?) Iya. Sementara sedang kita dalami,” jawabnya singkat.

Kapolri juga mengonfirmasi bahwa senjata yang sempat ditemukan di lokasi, lengkap dengan tulisan 'Welcome To Hell,' ternyata bukan senjata sungguhan.

“Kita temukan jenis senjatanya mainan, ada tulisan-tulisan tertentu yang itu juga menjadi bagian yang kita dalami untuk motif,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihak kepolisian masih mendalami bagaimana pelaku bisa merakit dan melancarkan aksinya di tengah waktu salat Jumat.

“Termasuk bagaimana yang bersangkutan merakit dan melaksanakan aksinya, semuanya akan dijelaskan setelah hasil penyelidikan dan penyidikan lengkap,” kata Listyo.

Dalam kesempatan yang sama, Mensesneg Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima laporan lengkap mengenai kejadian tersebut. “Sudah tahu. Beliau sangat prihatin atas kejadian ini,” kata Prasetyo.

Baca Juga: Buruh Desak DPR Sahkan UU Ketenagakerjaan Pro Rakyat, Tuntut Kenaikan Upah 15 Persen

Menurutnya, Presiden meminta agar penanganan korban menjadi prioritas utama.

“Presiden juga berpesan agar kita semua lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan, terutama di sekolah dan tempat umum,” imbuhnya.

Halaman:

Tags

Terkini