pontianak-insights

Ledakan di Tengah Salat Jumat, Siswa dan Guru SMAN 72 Jadi Korban

Jumat, 7 November 2025 | 19:19 WIB
Tangkapan layar - Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut belum ada korban meninggal dari insiden ledakan yang terjadi di masjid SMAN 72 Kelapa Gading. (Dok. merahputih.com)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kepolisian memastikan belum ada korban meninggal dalam insiden ledakan di masjid SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada Jumat (7/11/2025). Ledakan yang terjadi bertepatan dengan waktu salat Jumat itu menyebabkan puluhan orang mengalami luka-luka.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebut seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan.

“Belum, sampai sekarang belum ada yang meninggal. Semua masih ditangani rumah sakit,” ujar Asep kepada wartawan.

Baca Juga: 2 Bulan Menghilang, Identitas Dua Demonstran Akhirnya Ditemukan di Gedung Tua Kwitang

Data awal yang diterima kepolisian menunjukkan jumlah korban mencapai sekitar 54 orang dengan tingkat luka yang bervariasi.

“Ada yang luka ringan, ada yang luka sedang. Beberapa mengalami luka bakar atau terkena serpihan,” tambahnya.

Kepolisian langsung bergerak cepat dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan sterilisasi area masjid. “Langkah pertama olah TKP, pasang police line, dan sterilisasi oleh tim Jibom Gegana Brimob Polda,” kata Asep.

Tim penjinak bom dikerahkan untuk memastikan tidak ada bahan peledak tersisa di lokasi.

Petugas juga menutup area sekitar masjid dan melarang warga mendekat untuk menjaga keamanan. Sementara itu, polisi masih melakukan penyelidikan guna mengetahui penyebab pasti ledakan. Sejumlah saksi yang berada di lokasi saat kejadian juga tengah dimintai keterangan.

Baca Juga: Kasus Ijazah Jokowi Makin Panas, Polda Metro Beberkan Pasal Berat untuk 8 Tersangka

Ledakan terjadi ketika salat Jumat sedang berlangsung di area masjid sekolah. Suara ledakan terdengar keras dan disertai kepulan asap tebal, membuat suasana panik. Siswa, guru, dan warga sekitar yang sedang beribadah menjadi korban luka akibat insiden tersebut.

Hingga kini, penyelidikan masih berjalan untuk memastikan apakah ledakan disebabkan oleh kelalaian teknis atau faktor lain.***

Tags

Terkini