pontianak-insights

Longsor Saat Hujan Deras di Desa Depok, Empat Anggota Keluarga Ditemukan Tak Bernyawa

Senin, 3 November 2025 | 09:17 WIB
Menyoroti fakta terkini evakuasi korban insiden longsor yang terjadi di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur. (Dok. Basarnas Surabaya)

“Dengan ditemukannya korban Fajar, maka lima korban tanah longsor di Depok ini sudah berhasil ditemukan semua. Empat korban meninggal dunia dan satu korban selamat,” ungkap Stefanus.

Dalam peristiwa longsor di Desa Depok, Trenggalek ini, Tim gabungan dari BPBD, SAR, TNI, Polri, dan relawan setempat langsung melakukan upaya penyelamatan.

Korban selamat, Wijianto, ditemukan dalam kondisi luka-luka di bagian belakang rumah.

Seluruh korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Soedomo Trenggalek untuk pemeriksaan medis dan identifikasi lebih lanjut.

Pemerintah daerah juga menurunkan alat berat untuk membantu membersihkan material longsor yang menutupi rumah dan akses jalan di sekitar lokasi.

BPBD Trenggalek mengimbau masyarakat yang tinggal di kawasan lereng agar waspada terhadap potensi longsor, terutama saat curah hujan tinggi.

“Kami minta warga yang tinggal di lereng dan bawah tebing untuk segera mengungsi bila curah hujan meningkat. Kondisi tanah di wilayah Bendungan masih labil,” ujar Stefanus.

Secara terpisah, Kapolsek Bendungan, AKP Rudi Sugiarto membenarkan seluruh korban merupakan anggota satu keluarga.

“Yang meninggal dunia adalah suami istri Sarip (60) dan Welas (53), serta kedua anaknya, Rohman (15) dan Fajar Puji Wibowo (19)," terang Rudi kepada awak media di Trenggalek, pada Minggu, (2/11/2025). 

"Sedangkan yang selamat adalah anaknya, Wijianto (30),” tambahnya.

Rudi menjelaskan, peristiwa itu terjadi ketika seluruh anggota keluarga tengah berada di dalam rumah.

“Sarip dan istrinya sedang istirahat di kamar, Fajar dan Rohman berada di ruang tamu, sementara Wiji berada di bilik belakang rumah,” tutur Rudi.

Baca Juga: Munculnya Fenomena 'Purbaya Effect': Simbol Kepercayaan Baru Publik pada Figur Profesional

Rudi menuturkan, sekitar pukul 21.00 WIB, hujan deras mengguyur kawasan tersebut. Tanah tebing setinggi 25 meter yang berada tepat di belakang rumah tiba-tiba longsor.

“Kondisi cuaca sedang hujan. Kemudian tebing di belakang rumah tiba-tiba longsor dan menimpa rumah,” tukasnya.

Halaman:

Tags

Terkini