2. Eropa
Eropa identik dengan empat musim klasik.
-
Musim dingin: Desember – Februari, suhu bisa di bawah 0°C.
-
Musim semi: Maret – Mei, bunga bermekaran.
-
Musim panas: Juni – Agustus, hari panjang dan hangat.
-
Musim gugur: September – November, dedaunan berubah warna.
Eropa Utara (Norwegia, Swedia) cenderung lebih dingin, sementara Eropa Selatan (Spanyol, Italia, Yunani) lebih hangat.
Baca Juga: Didik Madiyono Jabat Plt. Ketua Dewan Komisioner LPS
3. Amerika
Di Amerika Utara (AS, Kanada), musim sama seperti di Eropa.
Musim panas jatuh pada Juni–Agustus, sementara musim dingin Desember–Februari dengan salju di banyak wilayah. Musim gugur identik dengan Halloween dan Thanksgiving.
Sebaliknya, Amerika Selatan (Brasil, Argentina, Chile) berada di belahan bumi selatan sehingga musimnya berkebalikan. Saat AS sedang musim panas, Argentina justru musim dingin.
4. Asia
Mayoritas negara Asia, termasuk Asia Tenggara, hanya mengenal dua musim: hujan dan kemarau.
Namun, ada juga negara Asia yang memiliki empat musim.