Musim di Dunia Tidak Sama, Ini Bedanya di Australia, Eropa, Amerika, Asia, dan Afrika

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 12 September 2025 | 09:28 WIB
Seorang wanita-mengenakan mantel cokelat saat musim dingin atau winter. (Pexels @Tim Gouw)
Seorang wanita-mengenakan mantel cokelat saat musim dingin atau winter. (Pexels @Tim Gouw)

2. Eropa

Eropa identik dengan empat musim klasik.

  • Musim dingin: Desember – Februari, suhu bisa di bawah 0°C.

  • Musim semi: Maret – Mei, bunga bermekaran.

  • Musim panas: Juni – Agustus, hari panjang dan hangat.

  • Musim gugur: September – November, dedaunan berubah warna.

Eropa Utara (Norwegia, Swedia) cenderung lebih dingin, sementara Eropa Selatan (Spanyol, Italia, Yunani) lebih hangat.

Baca Juga: Didik Madiyono Jabat Plt. Ketua Dewan Komisioner LPS

3. Amerika

Di Amerika Utara (AS, Kanada), musim sama seperti di Eropa.

Musim panas jatuh pada Juni–Agustus, sementara musim dingin Desember–Februari dengan salju di banyak wilayah. Musim gugur identik dengan Halloween dan Thanksgiving.

Sebaliknya, Amerika Selatan (Brasil, Argentina, Chile) berada di belahan bumi selatan sehingga musimnya berkebalikan. Saat AS sedang musim panas, Argentina justru musim dingin.

4. Asia

Mayoritas negara Asia, termasuk Asia Tenggara, hanya mengenal dua musim: hujan dan kemarau.

Namun, ada juga negara Asia yang memiliki empat musim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X