pontianak-insights

Jenguk Aparat di RS Polri, Prabowo Instruksikan Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Senin, 1 September 2025 | 22:45 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberi instruksi pada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk menaikkan pangkat aparat yang terluka saat menjaga demo. (Instagram @presidenrepublikindonesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menjenguk aparat kepolisian yang menjadi korban kericuhan demo di Rumah Sakit Polri, Jakarta Timur, Senin (1/9/2025).

Prabowo menyebutkan terdapat 43 orang yang sempat dirawat, sebagian telah dipulangkan, sementara 17 orang masih menjalani perawatan, terdiri dari 14 aparat dan 3 warga sipil.

Baca Juga: Tolak Sistem Kerja Tak Adil, Driver Ojol dan Kurir Akan Gelar Demo Nasional 20 Mei

“Saya sudah tengok 13 orang di atas. Ada yang parah, kepalanya sampai harus operasi tempurung diganti titanium, ada yang tangannya putus, dan sebagainya,” kata Prabowo usai menjenguk korban.

Ia juga menyoroti kondisi salah satu aparat yang mengalami kerusakan ginjal akibat penganiayaan.

“Ginjalnya diinjak-injak sampai rusak, sekarang harus cuci darah. Kalau perlu kita cari transplantasi. Ini sangat berat,” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menginstruksikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memberikan penghargaan kepada para korban dengan kenaikan pangkat luar biasa.

“Saya sampaikan ke Kapolri, semua petugas saya minta dinaikkan pangkat luar biasa karena mereka bertugas di lapangan membela negara, membela rakyat,” tegasnya.

Baca Juga: Demo Depan DPR RI, Perangkat Desa MInta Status PPPK atau PNS

Lebih lanjut, Prabowo menekankan bahwa demonstrasi adalah hak yang dijamin undang-undang, namun harus dilakukan dengan damai dan sesuai aturan.

“Demonstrasi harus damai, harus sesuai undang-undang. Kalau mau demo, ada izinnya, waktunya juga jelas sampai jam 18.00. Tapi di banyak tempat saya dapat laporan ada truk-truk bawa petasan, dan banyak anggota kena petasan itu,” jelasnya.

Meski memberi penghargaan kepada aparat yang berkorban, Prabowo juga menegaskan sikap tegas terhadap anggota kepolisian yang melanggar aturan.

“Polisi sudah tegas menindak anggotanya yang mungkin keliru. Kalau ada kesalahan akan ditindak. Tapi jangan lupa, puluhan petugas juga berkorban, siang malam menjaga keamanan di seluruh pelosok tanah air,” tandasnya. ***

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB