Ketua Forki Kota Pontianak Dorong Inkai Kota Pontianak Perkuat Pembinaan Atlet dan Karakter

photo author
Stefanus Akim, Pontianak Globe
- Minggu, 23 Agustus 2026 | 15:59 WIB
Foto bersama seusai pelantikan Pengurus Inkai Kota Pontianak 2026-2030, Sabtu, 22 Agustus 2026. Hadir pula sejumlah perguruan karate antara lain KKI, ASKI, Lemkari, dan lain-nya. (Inkai Kota Pontianak)
Foto bersama seusai pelantikan Pengurus Inkai Kota Pontianak 2026-2030, Sabtu, 22 Agustus 2026. Hadir pula sejumlah perguruan karate antara lain KKI, ASKI, Lemkari, dan lain-nya. (Inkai Kota Pontianak)

Menurutnya, karate bukan sekadar olahraga kompetisi, melainkan sebuah way of life atau jalan hidup yang membentuk kepribadian.

"Karate bukan hanya soal prestasi. Dari jalan hidup menjadi gaya hidup, kemudian membentuk karakter. Inilah visi yang terus kami bangun dalam pembinaan karate di Kota Pontianak," jelasnya.

Baca Juga: INKAI Kota Pontianak Matangkan Persiapan Karateka Hadapi Gashuku dan Ujian Kenaikan Tingkat Zone II Kalimantan

Sebagai bagian dari pengembangan pembinaan, Forki juga mulai membangun kerja sama internasional.

Zakaria mengungkapkan bahwa tim karate Forki Kota Pontianak baru saja mengikuti program latihan bersama di Kuching, Malaysia, yang seluruh pembiayaannya ditanggung oleh mitra dari Malaysia.

Menurutnya, kerja sama tersebut membuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Delegasi Malaysia direncanakan hadir pada kejuaraan di Kalimantan Barat, sementara atlet Kalbar juga akan diundang mengikuti turnamen internasional di Kuching pada 2027.

"Kami ingin membuka jejaring lebih luas, tidak hanya di Kalimantan Barat, tetapi juga dengan negara tetangga. Ini menjadi peluang besar bagi atlet-atlet kita untuk menambah pengalaman bertanding di level internasional," ujarnya.

Menutup sambutannya, Zakaria mengajak seluruh perguruan karate di Kota Pontianak untuk bersama-sama membangun ekosistem pembinaan yang berkelanjutan. Sehingga, karate tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga menjadi sarana olahraga, kesehatan, dan pembentukan karakter masyarakat. ***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Stefanus Akim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Mencabut Perda Karhutla: Sesat Data dan Cacat Hukum

Minggu, 23 Agustus 2026 | 11:07 WIB
X