Kontroversi LCC 4 Pilar MPR Kalbar Disorot Helmy Yahya, Singgung Pentingnya Mengakui Kesalahan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 15 Mei 2026 | 08:39 WIB
Helmy Yahya beri tanggapan tentang ucapan MC di LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar. (TikTok/helmyyahyaofficial - YouTube/MPR RI)
Helmy Yahya beri tanggapan tentang ucapan MC di LCC 4 Pilar MPR RI Kalbar. (TikTok/helmyyahyaofficial - YouTube/MPR RI)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK --Polemik dalam ajang Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar MPR RI tingkat Provinsi Kalimantan Barat masih menjadi perhatian publik dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Sorotan publik mengarah pada respons juri dan MC saat peserta dari SMAN 1 Pontianak menyampaikan protes terkait jawaban dalam perlombaan tersebut.

Baca Juga: Promedia Group Gandeng TikTok Indonesia, Kupas Aturan Community Guidelines hingga Konten AI

Salah satu MC acara, Shindy Lutfiana, menjadi viral usai melontarkan pernyataan yang dinilai sebagian warganet sebagai bentuk gaslighting karena dianggap tidak memvalidasi kekecewaan peserta.

“Baik adik-adik, keputusan di dewan juri karena dewan juri yang hadir hari ini sudah sangat berkompeten dan sangat teliti untuk mendengar jawaban dari adik-adik. Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja, nanti bisa dilihat tayangan ulangnya,” ujar Shindy dalam video yang beredar di media sosial.

Pernyataan tersebut kemudian mendapat perhatian dari presenter dan MC senior Indonesia, Helmy Yahya.

Baca Juga: Josepha Alexandra cs Tiba di Jakarta usai Viral di LCC Kalbar, Dijadwalkan Bertemu Ketua MPR

Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, Helmy Yahya menilai kalimat tersebut tidak tepat disampaikan dalam konteks acara serius yang melibatkan pelajar.

“‘Ah itu hanya perasaan adik saja,’ ya Allah, ini statement disampaikan dalam acara yang menurut saya serius, menyangkut masa depan bangsa,” ujar Helmy Yahya dalam video unggahannya, Kamis, 14 Mei 2026.

Ia juga mengingatkan pentingnya mendengarkan pendapat generasi muda.

“Kadang-kadang orang tua, boomers di bawah saya nggak mendengarkan mereka. Jadi, tolong dengarkan,” lanjutnya.

Menurut Helmy, seorang pembawa acara perlu lebih berhati-hati dalam memilih kata-kata, terutama dalam situasi sensitif.

Baca Juga: Promedia Group Gelar BRI CoreLab 2026 di UNJ, Mahasiswa Diajak Kuasai Skill Konten Digital

“Saya tahu mungkin nggak tahu apa yang dikatakan, tapi kalimat, ‘Ah ini kan hanya perasaan adik saja’ itu kan kalimat bercanda yang lucu. Tapi dalam konteks itu, saya pikir tidak lucu. Pikirkan dulu sebelum bicara,” sambungnya.

Dalam video tersebut, Helmy Yahya juga membagikan pengalamannya saat pernah menjadi MC kuis televisi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

HP Dorong Visi Future of Work di HP Elevate 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 23:27 WIB
X