"Saya senang dan berterima kasih. Di tengah kondisi macet yang melelahkan, masih ada perhatian dari kepolisian kepada kami para sopir," katanya.
Sementara itu, sopir asal Bali, Putu Ariawan, berharap kejadian serupa tidak terulang karena berdampak pada biaya operasional.
"Terima kasih atas kinerja polisi. Harapannya ke depan semoga tidak ada lagi antrean panjang yang membuat biaya operasional kami membengkak," ujarnya.
Kapolresta Banyuwangi, Rofiq, menegaskan pihaknya tetap siaga untuk memastikan pelayanan optimal bagi para pengemudi.
"Kami terus mendampingi para pengemudi di kantong parkir agar mereka merasa aman dan terlayani dengan baik," jelasnya.
Baca Juga: Beda Nasib dengan SPBU Terhadap Situasi Kendaraan Terbakar, Satpam Ini Justru Sigap
Ia juga mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan.
"Terima kasih atas kerja sama dan kesabaran masyarakat selama proses penguraian arus ini," tandasnya.***
Artikel Terkait
Prabowo Teken Aturan Penghapusan Utang Macet Petani-Nelayan dan UMKM, Begini Respon Petani
Pasokan BBM Kolaps di Sumatera: Pertamina Mengaku Distribusi Putus Total
Ahok Bongkar Dugaan Penyimpangan Pengadaan di Pertamina saat Sidang Tipikor
Terjebak Macet di Rel, Kendaraan Angkot Nyaris Tertemper Commuter Line
SPBU di Pontianak Wajib Buka 24 Jam! Wali Kota Edi Tekan Pertamina, BBM Tak Boleh Kosong
Terjebak Macet Berjam-jam, Pemudik Garut Protes Sistem One Way