MBG Datang Saat Siswa Sudah Pulang di Gresik

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Jumat, 3 April 2026 | 17:53 WIB
Viral MBG di salah satu SD di Gresik, Jawa Timur diantar terlambat saat siswa sudah pulang. (Dok. Instagram/onlyajenk)
Viral MBG di salah satu SD di Gresik, Jawa Timur diantar terlambat saat siswa sudah pulang. (Dok. Instagram/onlyajenk)

PONTIANAKGLOBE.COM, GRESIK -- Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berjalan dengan format awal menggunakan ompreng sejak hari pertama masuk sekolah pada Senin (31/3/2026). Namun, pelaksanaannya di salah satu sekolah di Gresik menuai sorotan akibat keterlambatan distribusi.

Keluhan ini mencuat setelah sebuah video viral di media sosial yang menunjukkan makanan MBG baru tiba ketika para siswa sudah pulang sekolah. Dalam unggahan tersebut, makanan disebut datang sekitar pukul 14.00 WIB, sementara siswa telah pulang sejak pukul 12.30 WIB.

“MBG datang jam 14.00 WIB, sedangkan anak-anak pulang jam 12.30 WIB,” tulis keterangan dalam video.

Baca Juga: Gempa M7,6 Picu Kepanikan, Tamu Hotel Berlarian Turun Tangga

Dalam percakapan yang turut dibagikan, salah satu orang tua siswa mempertanyakan keterlambatan tersebut, terutama karena distribusi ke kelas lain dilakukan lebih awal.

“Ini kenapa kok kelas 6 nggak ada MBG-nya? Sudah nunggu lama lho anak-anak, kok aneh? Kenapa nggak barengan sama yang kelas 1 yang dikirim jam 11?” tulis pesan tersebut.

Dalam video terlihat guru memindahkan makanan ke wadah lain, sementara tumpukan ompreng baru tiba sekitar pukul 13.30 WIB. Kondisi ini membuat banyak siswa tidak menerima makanan secara langsung karena sudah pulang.

Sebagian orang tua kemudian memilih memberikan jatah makanan anak mereka kepada pengunggah video karena tidak sempat diambil.

“Siapa yang mau sedekah MBG? Sini ku ambilnya,” tulis pemilik akun dalam pesan chat tersebut.

Pesan itu pun dibalas dengan permintaan untuk mengambil seluruh porsi yang tidak diambil, bahkan disarankan membawa wadah tambahan.

“Akhirnya yang tidak bisa hadir dihibahkan ke saya karena beberapa wali murid rumahnya jauh,” tulisnya lagi.

“Tapi kasihan kalau haknya anak-anak malah nggak bisa dinikmati hidangan MBG-nya. Semoga ke depannya bisa jadi evaluasi ya,” tambahnya.

Baca Juga: Diakui UNESCO, Malang Siap Kuasai Panggung Kreatif Global

Dari kolom komentar, diketahui banyak makanan akhirnya tidak diambil dan dikembalikan ke pihak penyedia.

“Itu anak kelas lain banyak yang nggak diambil dan balik ke SPPG. Udah pada pulang, MBG baru dateng,” ungkapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X