Kronologi Teror Air Keras Andrie Yunus, Polisi Bongkar Pergerakan Pelaku

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Kamis, 19 Maret 2026 | 16:44 WIB
Menyoroti kronologi teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berdasarkan penuturan Polda Metro Jaya. (Dok. Instagram.com/@kontras_update)
Menyoroti kronologi teror air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus berdasarkan penuturan Polda Metro Jaya. (Dok. Instagram.com/@kontras_update)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Kasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus terus menjadi sorotan publik. Insiden tersebut terjadi di kawasan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, pada 12 Maret 2026 lalu.

Polda Metro Jaya melalui Direktur Reserse Kriminal Umum, Iman Imanuddin, memaparkan kronologi terbaru berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV.

Baca Juga: Wartawan Dapat Apresiasi Promedia Group, Rumah Kini Lebih Layak Huni

Dari penelusuran polisi, Andrie diketahui sempat berada di kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia sekitar pukul 19.45 WIB untuk mengikuti podcast, sebelum keluar pada pukul 23.22 WIB.

“Sejak dari kantor YLBHI, termonitor berdasarkan CCTV yang kami ambil, itu sudah ada yang mengikuti oleh terduga pelaku, orang tak dikenal (OTK),” kata Iman dalam konferensi pers, Rabu (18/3/2026). 

Polisi mengungkap bahwa jumlah pelaku diduga lebih dari dua orang. Hal ini terlihat dari rekaman CCTV yang memperlihatkan adanya koordinasi antar pengendara motor sebelum aksi dilakukan.

Salah satu motor yang ditumpangi dua orang diduga sebagai eksekutor, sementara kendaraan lain berperan memantau pergerakan korban.

Pelaku bahkan sempat mengikuti korban hingga ke SPBU Bright Cikini saat Andrie mengisi bahan bakar. Dugaan ini diperkuat dari kesamaan pakaian dan kendaraan yang terekam kamera hingga di lokasi kejadian.

“Selanjutnya, termonitor setelah dari SPBU, posisi sudah ada yang menunggu,” ujar Iman.

Aksi penyiraman terjadi saat pelaku berpapasan dengan korban di kawasan Cempaka Putih. Salah satu pelaku menyiramkan cairan berbahaya sebelum melarikan diri.

Setelah kejadian, pelaku kabur menggunakan dua sepeda motor ke arah berbeda. Bahkan, salah satu pelaku sempat melawan arus lalu lintas. Dalam pelariannya, mereka terekam di kawasan Jalan Diponegoro.

Baca Juga: Kepergok! Aktivitas di Layar Bocor ke Pengunjung

Polisi juga menduga cairan tersebut sempat mengenai pelaku, terlihat dari rekaman yang menunjukkan mereka membersihkan diri menggunakan air mineral.

“Yang depan, yang menggunakan kaos merah, itu kami duga pakaian luarnya sudah dilepas,” ungkap Iman.

Hasil penyelidikan juga menunjukkan bahwa pelaku sudah berada di sekitar lokasi sejak sore hari. Rekaman CCTV memperlihatkan salah satu terduga pelaku sudah terlihat sejak pukul 17.18 WIB.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X