SPPG Cahaya Ngrayun Minta Maaf soal Bandeng Presto MBG Berbelatung

photo author
Judirho Aho, Pontianak Globe
- Senin, 9 Maret 2026 | 20:10 WIB
Temuan belatung pada bandeng presto MBG di Ngrayun, Ponorogo. (Dok. TikTok/pengawas.99)
Temuan belatung pada bandeng presto MBG di Ngrayun, Ponorogo. (Dok. TikTok/pengawas.99)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONOROGO -- Pihak SPPG Cahaya Ngrayun akhirnya buka suara terkait temuan belatung pada menu bandeng presto dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada siswa di wilayah Ponorogo.

Sebelumnya, sebuah video yang memperlihatkan bandeng presto berisi belatung hidup dalam paket MBG viral di media sosial. Video tersebut disebut berasal dari menu makanan yang dibagikan kepada salah satu SMA di Kecamatan Ngrayun.

Baca Juga: MBG Bermasalah Lagi, Video Roti Berbelatung Ramai di Medsos

Dalam pernyataan resminya, pihak SPPG mengakui adanya kelalaian dan menyampaikan permintaan maaf atas kejadian tersebut.

“Kami memohon maaf yang sebesar-besarnya atas kegaduhan dan keteledoran kami,” ujar pihak SPPG dalam keterangan resmi pada sabtu (7/3/2026). 

Pihak SPPG menjelaskan bahwa bandeng presto yang dibagikan kepada siswa bukan diproduksi di dapur mereka sendiri. Produk tersebut dibeli dari supplier, sementara proses pengemasan dilakukan di dapur SPPG dengan metode vakum.

“Kami membeli bandeng presto dari supplier dan packing dengan vakum di dapur,” ungkap pihak SPPG.

Menurut mereka, menu yang dibagikan adalah bandeng presto tulang lunak yang memang memiliki tekstur lembek serta aroma amis khas ikan bandeng.

“Menu adalah bandeng presto tulang lunak, sehingga memang tekstur lembek dan berbau amis khas bandeng,” jelasnya.

Selain itu, pihak SPPG juga mengklaim bahwa proses pengemasan dan distribusi makanan telah dilakukan sesuai dengan prosedur operasional standar keamanan pangan.

“Saat packing dan distribusi telah dilaksanakan sesuai standar keamanan pangan dengan mengenakan APD lengkap,” terangnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab, pihak SPPG memastikan akan memberikan pengganti menu bagi siswa yang menerima bandeng presto tersebut.

Menu pengganti dijadwalkan akan dibagikan bersamaan dengan penyaluran MBG berikutnya pada Senin (9/3/2026). 

“Sebagai bentuk tanggung jawab, kami akan memberikan pengganti menu bandeng presto yang tidak layak,” ujarnya.

SPPG juga menegaskan bahwa penggantian makanan tersebut tidak akan diambil dari anggaran program MBG yang dikelola oleh Badan Gizi Nasional.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Judirho Aho

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X