Trump Sebut Mamdani Komunis Gila, Ini Jawaban Tajam Sang Wali Kota Baru

photo author
Nugroho Christian, Pontianak Globe
- Jumat, 7 November 2025 | 10:41 WIB
Mengintip aksi saling sindir Wali Kota terpilih di New York, Zohran Mamdani dengan Presiden AS, Donald Trump.  (Dok. X.com/@PopCrave)
Mengintip aksi saling sindir Wali Kota terpilih di New York, Zohran Mamdani dengan Presiden AS, Donald Trump. (Dok. X.com/@PopCrave)

PONTIANAKGLOBE.COM, BROOKLYN -- Wali Kota terpilih New York City, Zohran Mamdani, membuka pidato kemenangannya di Brooklyn, pada Rabu, (5/11/2025), dengan pesan yang langsung menyentil Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump.

Di hadapan ribuan pendukungnya, Mamdani berkata lantang, 'Turn the volume up,' atau dalam bahasa Indonesia berarti, 'Keraskan volumenya.'

Baca Juga: Sidang Korupsi Belum Dimulai, Rumah Hakimnya Sudah Terbakar, Kebetulan atau Teror Terselubung?

Berdasarkan laporan The Washington Post pada Kamis, (6/11/2025), ucapan Mamdani itu bukan tanpa makna. Wali Kota New York itu seolah menantang balik sindiran-sindiran keras Trump selama masa kampanye.

“Jika ada yang bisa menunjukkan kepada bangsa yang dikhianati oleh Donald Trump bagaimana cara mengalahkannya, maka itu adalah kota yang melahirkannya,” ujar Mamdani.

Ia menegaskan, kemenangannya menandai “era baru” bagi politik di New York dan Amerika Serikat.

“Di masa kegelapan politik ini, New York akan menjadi cahaya,” kata Mamdani.

Selain itu, Mamdani juga berjanji menjadikan kota itu rumah yang aman bagi semua warganya tanpa terkecuali.

“Balai kota di bawah kepemimpinan saya akan berdiri teguh bersama warga Yahudi New York dalam memerangi wabah anti-semitisme di seluruh kota,” ujarnya.

Zohran Mamdani, politikus sosialis demokrat berusia 34 tahun itu, menorehkan sejarah sebagai wali kota termuda New York dalam lebih dari satu abad. Ia juga menjadi Muslim pertama yang memimpin kota terbesar di Amerika Serikat.

Hasil resmi dari The Associated Press mencatat Mamdani meraih 50,5 persen suara dari 85 persen suara yang masuk. Ia mengalahkan Andrew Cuomo yang maju independen dan Curtis Sliwa dari Partai Republik.

Tak lama setelah kemenangan itu diumumkan, Presiden Donald Trump menulis pesan samar di platform Truth Social miliknya, pada Rabu, 5 November 2025.

“Dan ini dimulai!” tulis Trump.

Laporan New York Post menyebut pesan itu memicu spekulasi bahwa Trump tengah menyiapkan serangan balasan di dunia politik. Namun, Mamdani memilih menanggapinya dengan santai.

“Saya tidak takut pada kritik. Setiap orang bebas menilai tindakan pemerintahan kami,” ucap Mamdani.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nugroho Christian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X