“Bermain untuk tim nasional bukan cuma soal hasil, tapi tentang membawa mimpi 280 juta rakyat Indonesia,” ujarnya.
Jay pun mengaku masih kagum dengan antusiasme para suporter yang rela begadang demi menyaksikan perjuangan Timnas.
“Kami tahu harapan besar masyarakat Indonesia, dan kami ingin membalasnya dengan kerja keras di lapangan,” ucap Jay.
Jay Idzes Akui Belum Tampil Maksimal: “Tapi Kami Tidak Akan Menyerah”
Meski mengakui belum tampil sempurna, Jay menegaskan dirinya dan rekan-rekan tak akan menyerah sampai akhir.
“Saya orang pertama yang mengakui belum bermain sebaik mungkin. Tapi yang penting, kami terus maju dan tidak berhenti berjuang,” tegasnya.
Baca Juga: Dari Balik Jeruji ke Jaringan Narkoba, DPR Soroti Bobroknya Sistem Lapas
Bagi sang kapten, setiap laga adalah kesempatan baru untuk membuktikan bahwa Garuda tak mudah menyerah.
“Permainan berlangsung 90 menit. Jika Anda salah di 10 menit awal, bukan berarti segalanya sudah berakhir,” ujarnya penuh keyakinan.
Jay juga meminta publik untuk tetap percaya pada perjuangan mereka, apapun hasil akhirnya.
“Kalaupun nanti kami gagal ke Piala Dunia, setidaknya kami bisa berkata bahwa kami sudah memberikan segalanya untuk Indonesia,” tutupnya.
Mendengar itu, Maarten Paes mengaku terdiam. Ia menyebut Jay bukan hanya kapten, tapi juga sosok pemimpin sejati yang mampu menyalakan semangat seluruh skuad Garuda.***
Artikel Terkait
Erick Thohir Ambil Risiko Besar, Shin Tae-yong Diganti Demi Piala Dunia 2026
Melihat 3 Alasan Patrick Kluivert Pilih Timnas Indonesia, Mimpi Piala Dunia Salah Satunya
PSSI Kecewa, Wasit Arab Saudi vs Indonesia Tak Diganti!
Garuda di Ujung Sejarah! Indonesia Siap Guncang Arab Saudi Demi Tiket Piala Dunia 2026
Kalah 2-3 dari Arab Saudi, Timnas Indonesia Masih Punya Jalan ke Piala Dunia!
Bukan Sekadar Laga Hidup Mati, Timnas Indonesia Hadapi Wasit Paling Kontroversial di Asia