Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi di Munas PKS: 'Hanya dengan Pemerintahan Bersih, Indonesia Bisa Bangkit'

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Selasa, 30 September 2025 | 22:10 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpidato saat hadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025).  (Foto : Dokumentasi Tim Media Presiden Prabowo)
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto berpidato saat hadiri Musyawarah Nasional (Munas) Ke-6 Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di The Sultan Hotel & Residence Jakarta, Senin (29/9/2025). (Foto : Dokumentasi Tim Media Presiden Prabowo)

PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Presiden Prabowo Subianto menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Hotel Sultan, Jakarta Pusat, Senin (29/9/2025).

Mengenakan safari cokelat, Prabowo berdiri di podium dan menegaskan kembali komitmennya membangun pemerintahan yang bersih serta bebas korupsi.

bDalam pidatonya, Prabowo mengaku terkejut dengan parahnya praktik korupsi saat pertama kali menjabat Presiden.

“Saat saya ambil alih pemerintahan, saya kaget, tidak menduga parahnya korupsi tersebut. Tapi saya bertekad menegakkan pemerintahan yang bersih. Hanya dengan pemerintah yang bersih, Indonesia bisa bangkit,” ujarnya di hadapan kader PKS.

Prabowo menilai Indonesia memiliki banyak sumber daya manusia cerdas. Namun, mereka sering kalah licik dengan para koruptor.

“Kekayaan kita luar biasa, tapi kelemahan elite kita nyata. Mereka yang pintar dan cemerlang ternyata kalah pintar dengan koruptor, penipu, dan manipulator,” tegas Ketua Umum Partai Gerindra itu.

Untuk menekan praktik korupsi, Prabowo berencana memanggil aparat penegak hukum, termasuk Jaksa Agung.

“Koruptor itu lihai sekali dan merugikan bangsa cukup parah. Bahkan ada korupsi yang tampak legal, padahal jelas-jelas merugikan negara. Ini pinternya orang pinter, pinter nyolong,” kata Prabowo.

Ia menyebut praktik korupsi sebagai bentuk perampokan sistemik akibat sistem lemah dan kelengahan elite di masa lalu.

Prabowo juga menyinggung adanya pihak tertentu yang merasa terganggu dengan upaya pemberantasan korupsi. Menurutnya, hal itu terlihat dari dinamika investigasi kasus kerusuhan demo Agustus 2025.

“Mereka ingin menghentikan pembangunan dan kebangkitan ekonomi Indonesia. Mereka ingin kekayaan besar negeri ini hanya dinikmati segelintir orang. Ini yang akan saya lawan,” tegasnya.

Prabowo pun mengajak seluruh partai politik untuk bersama-sama memberantas korupsi demi kepentingan bangsa.

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengklaim berhasil menyelamatkan sedikitnya Rp300 triliun uang negara. Dana itu dialokasikan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Inilah yang kita pakai untuk makan bergizi gratis. Sampai hari ini sudah menjelang 30 juta penerima manfaat, anak-anak dan ibu hamil, tiap hari menerima makanan,” jelasnya.

Prabowo tak menutup mata adanya kendala, termasuk kasus keracunan massal di sejumlah daerah. Namun, ia menilai skala kesalahan relatif kecil.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Rekomendasi

Terkini

X