PONTIANAKGLOBE.COM, JAKARTA -- Perseteruan antara influencer sekaligus CEO Malaka Project, Ferry Irwandi, dengan grafolog terkemuka Gusti Aju Dewi kian ramai jadi sorotan publik di media sosial.
Sumber panas konflik bermula dari tudingan Gusti yang menilai Ferry telah memanipulasi video penangkapan anggota TNI oleh Brimob.
Baca Juga: Ferry Latuhihin Bongkar Perbedaan Data Kemiskinan RI, Mengapa Data Bank Dunia dan BPS Berbeda?
Ferry pun membantah keras tudingan tersebut.
Melalui akun Instagram @irwandiferry pada Minggu, 14 September 2025, Ferry menegaskan dirinya tidak pernah melakukan manipulasi video sebagaimana dituduhkan.
“Berhari-hari saya difitnah oleh @gustiajudewi dan @anakjaksel.ai bahwa saya menambahkan kalimat ‘bukan cuma saya’ di iNews,” tulisnya.
Ferry bahkan menuding fitnah itu turut diperkuat lewat podcast Bukan Kaleng Kaleng.
Tak berhenti di situ, ia balik menantang Gusti untuk membuktikan tuduhannya.
Baca Juga: Pemuda Katolik Pontianak Lantik 47 Pengurus Baru, Stefanus Paras Agung Siap Cetak Kader Berprestasi
“Sekaranglah saat yang tepat, apakah anda masih tidak mendengar kalimat ‘bukan cuma saya’, @gustiajudewi? Kalau masih tidak mendengar, berarti ada yang bermasalah di kepala anda,” tegas Ferry.
Namun, di tengah panasnya adu argumen, perhatian publik justru bergeser ke sisi lain: rekam jejak akademik keduanya. Baik Ferry maupun Gusti ternyata sama-sama punya latar pendidikan mentereng, meski jalurnya berbeda jauh.
Perbandingan inilah yang kini memantik diskusi baru di kalangan netizen: siapa lebih unggul secara intelektual?
Ferry Irwandi: Influencer Kritis dengan Latar Akuntansi
Ferry menapaki jalur pendidikan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN), meski sempat nyaris drop out sebelum akhirnya lulus.
Ia kemudian melanjutkan studi Magister di Central Queensland University, Australia.
Artikel Terkait
Diterjang Sampah Hanyut, Jembatan Penghubung Dua Dusun di Sambas Runtuh
Beredar Isu Kapolri Diganti, Istana Tegaskan Belum Ada Surpres ke DPR
POKDARWIS Kampung Budaya Bung Kapuak Terus Lestarikan Budaya dan Tradisi
McDonald's Indonesia Konsisten Dukung Perekonomian Daerah, Kini Hadir di Pontianak
Zita Anjani Pamer Kepedulian Sosial, Netizen Beri Respons Berbeda
Gaya Koboi Menkeu Baru RI: Optimistis soal Pertumbuhan Ekonomi, tapi Berisiko Picu Ketidakstabilan Pasar