PONTIANAKGLOBE.COM, SAMBAS -- Jembatan alternatif yang menghubungkan Dusun Kenanga 2 dengan Dusun Melati, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, ambruk setelah dihantam tumpukan sampah yang terbawa arus deras sungai.
Peristiwa ini memutus akses utama warga untuk beraktivitas sehari-hari.
Baca Juga: Jembatan Kayu Penghubung Kecamatan Sandai Rusak, Warga Gotong Royong Perbaiki
Ketua RT 28 Dusun Kenanga 2, Sur’in, mengaku khawatir sekaligus prihatin atas kejadian tersebut.
“Saya melihat langsung jembatan itu roboh perlahan, sangat membahayakan keselamatan warga yang melintas,” ujarnya kepada Majalahmataborneonews.com, Sabtu (13/9/2025).
Menurut Sur’in, hujan deras sejak malam hingga siang membuat arus sungai semakin kuat, sehingga sampah hanyut menabrak jembatan hingga runtuh sekitar pukul 15.00 WIB.
“Detik-detik robohnya jembatan kami saksikan bersama, ambruk setelah dihantam sampah hanyut,” jelasnya.
Ia berharap pemerintah maupun pihak terkait segera memberikan perhatian.
“Semoga jembatan ini segera ditangani, karena sangat dibutuhkan warga sebagai jalur alternatif,” pungkasnya.
Ambruknya jembatan penghubung Dusun Kenanga 2 dan Dusun Melati, Desa Tebas Sungai, Kecamatan Tebas, Kabupaten Sambas, tidak hanya memutus jalur alternatif warga, tetapi juga menimbulkan dampak besar bagi kehidupan sehari-hari.
Sejak jembatan runtuh akibat hantaman sampah hanyut pada Sabtu (13/9/2025), warga kesulitan menjual hasil kebun maupun membeli kebutuhan pokok.
Baca Juga: Pembangunan Jembatan Sungai Sambas Besar Jadi Isu Pilkada, Lasarus Ingatkan Jangan Klaim Sepihak
Jalan memutar yang harus ditempuh lebih jauh membuat ongkos transportasi meningkat.
“Biasanya lewat jembatan itu bisa cepat ke pasar. Sekarang harus putar jauh, jadi biaya bensin juga bertambah,” keluh salah seorang warga, Minggu (14/9/2025).
Petani dan nelayan pun terkena imbas karena distribusi hasil panen menjadi terhambat.
Artikel Terkait
Banjir Genangi Kabupaten Sambas, Ribuan Rumah Terendam, Tanpa Korban Jiwa
Hujan Lebat Picu Banjir dan Longsor di Sambas, Singkawang, dan Landak, Satu Anak Tenggelam
Anak Bunuh Ayah Kandung di Sebawi Sambas, Warga Temukan Korban Bersimbah Darah, Begini Kronologis Lengkapnya
Dua Motor Ringsek Akibat Tabrakan di Jalan Subah Sambas, Pengendara Alami Cedera Serius
Rusmina Tak Pulang dari Sawah, Kisah Seorang Ibu di Sambas yang Meninggal Terbakar saat Menjaga Api di Sawah Miliknya
Polres Sambas Gagalkan Penyelundupan 7.000 Telur Penyu, 4 Orang Ditangkap