Utusan Kebudayaan Amerika Serikat Lee Satterfield Dukung Proyek Pelestarian Warisan Kuliner Indonesia

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Sabtu, 17 September 2022 | 08:25 WIB
Asisten Menlu Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Serikat, Lee Satterfield, dan Mei Batubara dari Pusaka Rasa Nusantara dalam jamuan makan siang oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Pusaka Rasa Nusantara, di Yogyakarta, 14 September 2022. (IST/US Embassy and Consulates in Indonesia)
Asisten Menlu Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Serikat, Lee Satterfield, dan Mei Batubara dari Pusaka Rasa Nusantara dalam jamuan makan siang oleh Kedutaan Besar Amerika Serikat dan Pusaka Rasa Nusantara, di Yogyakarta, 14 September 2022. (IST/US Embassy and Consulates in Indonesia)

PONTIANAKGLOBE.COM, YOGYAKARTA – Ada yang berbeda pada jamuan makan siang yang disuguhkan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) di Yogyakarta, Rabu, 14 September 2022, lalu.

Jamuan makan siang tersebut menghadirkan warisan kuliner Indonesia. Berbagai makanan tradisional ditampilkan dalam jamuan makan siang tersebut

Kegiatan ini juga upaya bersejarah untuk melestarikan warisan kuliner dan tradisi makanan Indonesia yang beragam.

Indonesia memiliki lebih dari 1.340 suku bangsa dengan resep-resep makanan unik mereka sendiri.

Banyak resep yang dilupakan karena produksi makanan secara massal dan ketergantungan pada tradisi lisan untuk mewariskan resep dari generasi ke generasi.

BACA JUGA: Nikita Mirzani Beri Sindiran Monohok kepada Najwa Shihab yang Kritik Polisi, Bahkan Serempet Anies Baswedan

BACA JUGA: Pemenang Miss Indonesia 2022 Audrey Vanessa! Siapa Runner Up, Miss Favorit dan Miss Persahabatan?

Dalam rilis yang dikirim US Embassy and Consulates in Indonesia, disebutkan pada 14 September di Yogyakarta, Asisten Menteri Luar Negeri Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Amerika Serikat Lee Satterfield dan perwakilan komunitas seni dan pendidikan Indonesia menghadiri jamuan makan siang.

Jamuan makan siang tersebut diadakan oleh Kedutaan Besar AS untuk merayakan dukungan AS terhadap upaya pelestarian warisan Indonesia.

Acara ini menitikberatkan pada sebuah program warisan kuliner yang didanai AS dan menampilkan berbagai resep tradisional dan bahan-bahan lokal yang dikumpulkan oleh sebuah tim yang memimpin upaya bersejarah untuk melestarikan warisan kuliner dan tradisi makanan Indonesia yang beragam.

Program tahun jamak “Pusaka Rasa Nusantara” yang dipimpin oleh Nusa Gastronomy Foundation ini didanai oleh Kedubes AS Jakarta melalui Dana Duta Besar untuk Pelestarian Budaya (Ambassador’s Fund for Cultural Preservation Program / AFCP).

AFCP mendukung program-program pelestarian berbagai warisan budaya termasuk bangunan bersejarah, situs arkeologi, objek etnografi, lukisan, manuskrip, bahasa pribumi, serta bentuk ekspresi budaya tradisional lainnya.

Sejak peluncurannya, AFCP telah mendukung lebih dari 900 program pelestarian budaya di lebih dari 200 negara.

Sejak 2001, ada sembilan program di Indonesia yang telah didanai, termasuk pelatihan pelestarian naskah kuno untuk keraton Surakarta dan Yogyakarta (2001), restorasi karya seni arsitektur kaca di Institut Teknologi Bandung (2006), konservasi tinggalan megalitik di Sulawesi Tengah (2010), dan pemugaran bangunan bersejarah Rumah Tjong A Fie di Medan, Sumatra Utara (2014).

Menggarisbawahi pentingnya melestarikan dan menghubungkan budaya, Asisten Menteri Satterfield mengatakan, “Hari ini kita merayakan makanan yang menjadi mesin pendorong budaya dan masyarakat selama sekian banyak generasi. Melalui Dana Duta Besar untuk Pelestarian Budaya, Amerika Serikat dan mitra-mitra lokal dapat mendokumentasikan dan berbagi tradisi kuliner ini dengan generasi masa depan Indonesia, dan juga dengan komunitas global.”

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X