Banyak orang membeli bukan hanya untuk ditinggali, tapi juga sebagai investasi jangka panjang.
Baca Juga: Udang Beku Indonesia di Walmart AS Ditarik, FDA Deteksi Cesium-137
Lingkungan yang rapi, fasilitas pendukung, serta citra eksklusif membuat rumah dalam cluster lebih mudah disewakan atau dijual kembali.
Tantangan yang Harus Dipahami
Namun, bukan berarti sistem ini tanpa kekurangan.
Pada jam sibuk, antrean kendaraan di pintu gerbang bisa terjadi.
Pengunjung pun harus melalui prosedur khusus, seperti meninggalkan identitas atau menunggu izin penghuni.
Selain itu, biaya iuran bulanan untuk keamanan dan perawatan fasilitas juga relatif lebih tinggi dibanding perumahan biasa.
“Kadang agak repot kalau ada tamu mendadak, karena harus dijemput dulu di pos satpam,” cerita Yuni sambil tersenyum.
Baca Juga: Tradisi Robo-Robo, Kapolres Mempawah AKBP Jonathan David Harianthono Diberi Gelar Pangeran Anom
Apakah Cocok untuk Anda?
Bagi keluarga di Pontianak yang mengutamakan keamanan, kenyamanan, dan privasi, tinggal di perumahan cluster dengan one gate system bisa menjadi pilihan ideal.
Namun, bagi mereka yang lebih menginginkan akses bebas tanpa prosedur tambahan, perumahan konvensional mungkin lebih cocok.
Di tengah geliat pembangunan kota, pilihan hunian memang semakin beragam.
Dan untuk sebagian orang, hidup lebih tenang di balik satu gerbang bisa jadi jawaban atas keresahan mereka di tengah dinamisnya kehidupan urban Pontianak. ***