PONTIANAKGLOBE.COM -- Apa yang sesungguhnya membuat seseorang merasa bahagia? Apakah itu membeli barang-barang yang diinginkan atau mencapai tujuan hidup?
Tentu saja, setiap individu memiliki pandangan pribadi mengenai apa yang membuat mereka bahagia.
Namun, dalam pandangan profesor dan psikiater Harvard, Robert Waldinger, ternyata kebahagiaan tidak terkait dengan ketenaran, kekayaan, atau prestasi.
Baca Juga: Honda ADV 160 Mendapat Penyegaran Dengan Pilihan Warna Baru, Harga Dimulai dari Rp 36 Jutaan
Yang menjadi kunci sejati kebahagiaan adalah hubungan yang berkualitas.
Menurut Waldinger, manusia adalah inti dari rahasia sederhana terkait kebahagiaan.
Terlepas dari perasaan negatif terhadap sesama yang mungkin kita miliki, manusia-lah yang membuat kita menjadi lebih baik dan menjadikan seluruh kehidupan yang kompleks ini memiliki arti.
Dari penelitian selama lebih dari 75 tahun dalam studi multigenerasi Harvard yang dimulai pada tahun 1930-an, penelitian ini menyimpulkan bahwa kunci untuk mencapai kebahagiaan dan kesehatan yang baik adalah melalui hubungan.
Baca Juga: Cade Engkakal Nyalakan 1.000 Lilin Di Pemakaman Katolik Sanggau
Penelitian tersebut didasarkan pada pemindaian otak partisipan, wawancara, analisis darah, dan pemeriksaan kesehatan.
Orang-orang yang memiliki koneksi sosial yang kuat cenderung lebih bahagia, lebih sehat secara fisik, dan memiliki umur yang lebih panjang.
Dalam hubungan dekat, kualitas lebih diutamakan daripada kuantitas.
Baca Juga: Live Hasil Persewar vs PSBS Biak Liga 2, Gol Boaz Solossa Bawa Kunggulan Tim Mutiara Bakau
Tidak ada yang ingin menghabiskan hidup mereka dalam isolasi dan dikelilingi oleh orang-orang yang tidak memahami mereka.
Selain itu, merasa kesepian dapat menjadi berbahaya.