PONTIANAKGLOBE.COM -- Setiap tahun, Halloween diperingati menjelang akhir Oktober.
Pada saat Halloween, biasanya orang-orang mengenakan pakaian yang unik atau menyeramkan sesuai dengan pilihan mereka.
Dalam setiap perayaan Halloween, terdapat satu unsur yang selalu hadir, yaitu lentera yang dibuat dari labu atau yang lebih dikenal dengan sebutan Jack-o'-lantern.
Biasanya, buah labu berwarna oranye ini diukir menyerupai wajah menyeramkan dan diubah menjadi lentera untuk menciptakan suasana mencekam.
Namun, tahukah Anda mengapa perayaan Halloween sering kali identik dengan lentera berbentuk labu?
Asal usul penggunaan labu ini berasal dari mitos Irlandia yang berkaitan dengan sosok Jack O'Lantern atau Stingy Jack.
Baca Juga: Drama Sweet Home Akan Kembali dengan Season 2 di Netflix Pada Desember Ini, Begini Ulasannya
Jack O'Lantern adalah tokoh legendaris yang memiliki berbagai versi cerita di berbagai belahan dunia.
Salah satu versi cerita menggambarkan Jack sebagai seorang yang pintar dalam mengelabui iblis.
Pada suatu hari, Jack meminta iblis untuk berjanji agar saat ia meninggal nanti, ia tidak akan dimasukkan ke dalam neraka.
Namun, setelah Jack meninggal dunia, Tuhan justru tidak mengizinkannya masuk surga dan iblis pun tidak ingin menerimanya.
Sebagai hukumannya, Jack diharuskan berkeliaran di bumi selama-lamanya.
Dalam perjalanannya di dunia ini, Jack membawa api yang menyala dan berjalan di malam hari.