PONTIANAKGLOBE.COM -- Diet keto atau diet ketogenic adalah diet rendah karbohidrat dan tinggi lemak yang dapat membantu tubuh masuk ke dalam keadaan metabolisme yang disebut ketosis.
Ketosis terjadi ketika tubuh kekurangan glukosa dari karbohidrat dan mulai membakar lemak sebagai sumber energi utama.
Diet keto biasanya mencakup konsumsi tinggi lemak (sekitar 75 persen dari total kalori), sedang protein (sekitar 20 persen), dan sangat rendah karbohidrat (sekitar 5 persen).
Seseorang yang melakukan diet keto biasanya membatasi konsumsi karbohidrat hingga sekitar 20-50 gram per hari, tergantung pada tujuan mereka.
Mereka juga harus memperhatikan asupan nutrisi lainnya dan memilih makanan sehat yang mengandung lemak sehat, seperti alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun, dan ikan berlemak.
Meskipun diet keto dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan metabolik pada beberapa orang, namun seperti semua jenis diet, tidak ada satu diet yang cocok untuk semua orang.
Penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet keto atau diet apapun.
Sangat Efektif
Diet keto dapat sangat efektif dalam membantu seseorang menurunkan berat badan dengan cepat, terutama pada awalnya.
Sebab, tubuh masuk ke dalam keadaan ketosis dan mulai membakar lemak sebagai sumber energi utama, maka asupan kalori yang berlebihan cenderung disimpan dalam bentuk lemak tubuh, dan bukan sebagai cadangan energi seperti yang terjadi pada diet karbohidrat tinggi.
Selain membantu menurunkan berat badan, diet keto juga dapat membantu meningkatkan kesehatan metabolik dengan mengurangi kadar gula darah dan insulin, serta meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).
Namun, efektivitas diet keto dapat bervariasi pada setiap orang.
Beberapa orang mungkin menemukan diet ini mudah diikuti dan sangat efektif, sementara yang lain mungkin mengalami kesulitan dalam menjalankan diet yang rendah karbohidrat dan tinggi lemak, terutama pada awalnya.
Selain itu, diet keto juga memiliki beberapa efek samping, seperti sakit kepala, kelelahan, sembelit, dan mual, yang dapat mempengaruhi efektivitas dan kenyamanan seseorang dalam menjalankannya.
Oleh karena itu, penting untuk berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet keto atau diet apapun untuk memastikan bahwa diet ini cocok dan aman untuk Anda. ***
Artikel Terkait
Benarkan Diet Dapat Memengaruhi Memori? Begini Kata Para Ahli Gizi
Tak Hanya Bisa Sembuhkan Masuk Angin Loh! Ternyata Jahe Juga Miliki Banyak Manfaat, di Antaranya untuk Diet
Ternyata Asupan Garam Berlebih Berpotensi Tingkatkan Stres
Diet untuk Penderita Diabetes Tipe 2
Penderita Diabetes Melitus Tipe 2, Berikut Ini Makanan yang Harus Kamu Hindari
7 Alasan Mengapa Kamu Harus Menambahkan Jahe ke Dalam Diet Harianmu