Dog Lovers Waspada! Ini 9 Penyakit Manusia yang Bisa Menular Kepada Anjing Kesayangan Kamu

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Kamis, 7 September 2023 | 03:50 WIB
Seorang dokter hewan memeriksa anjing kesayangan yang sakit Menggunakan stetoskop. (Pontianak Globe/Pexels @Tima Miroshnichenko )
Seorang dokter hewan memeriksa anjing kesayangan yang sakit Menggunakan stetoskop. (Pontianak Globe/Pexels @Tima Miroshnichenko )
PONTIANAKGLOBE.COM -- Anjing adalah hewan yang sangat dekat dengan manusia dan dapat berinteraksi dengan kita sehari-hari.
 
Namun beberapa penyakit manusia dapat menular kepada anjing kesayangan.
 
 
Ini biasanya terjadi melalui kontak langsung atau tidak langsung dengan bahan-bahan yang terkontaminasi.
 
Berikut beberapa contoh penyakit manusia yang dapat menular kepada anjing:
  1. Influenza: Anjing dapat terinfeksi oleh virus influenza manusia, terutama influenza tipe A. Namun, virus flu anjing juga dapat menular kembali kepada manusia. Oleh karena itu, jika Anda sakit flu, hindari kontak dekat dengan anjing Anda.

  2. Tuberkulosis: Kasus tuberkulosis pada anjing sangat jarang, tetapi jika Anda menderita tuberkulosis aktif, kontak langsung dengan anjing harus dihindari untuk mencegah penularan.

  3. Campylobacteriosis: Bakteri Campylobacter dapat menyebabkan penyakit perut pada manusia dan anjing. Ini dapat menular melalui kontak dengan feses terkontaminasi atau makanan mentah yang terinfeksi.

  4. Salmonellosis: Bakteri Salmonella juga dapat menular antara manusia dan anjing melalui makanan atau lingkungan yang terkontaminasi.

  5. Ringworm (Kurap): Jamur penyebab kurap pada manusia (biasanya Trichophyton dan Microsporum) dapat menular kepada anjing dan sebaliknya. Ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi atau benda-benda yang terkontaminasi.

  6. Rabies (Penyakit Anjing Gila): Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menular antara manusia dan anjing melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Oleh karena itu, vaksinasi rabies pada anjing sangat penting.

  7. Leptospirosis: Bakteri Leptospira dapat menular kepada manusia melalui air atau tanah yang terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi. Anjing yang terinfeksi juga dapat menyebarkan penyakit ini.

  8. Giardiasis: Protozoa Giardia dapat menular antara manusia dan anjing melalui kontak dengan feses yang terkontaminasi.

  9. Cacing Pita: Cacing pita seperti Dipylidium caninum dapat menular kepada manusia jika mereka tertelan, misalnya saat seseorang tidak sengaja menelan kutu pita dari anjing yang terinfeksi.

Penting untuk diingat bahwa penularan penyakit antara manusia dan anjing biasanya jarang terjadi, dan dengan tindakan pencegahan yang tepat, risikonya dapat dikurangi.

Pastikan anjing Anda mendapatkan perawatan medis yang sesuai, termasuk vaksinasi dan pengobatan cacing, serta menjaga kebersihan lingkungan mereka.

Juga, jika Anda sakit, hindari kontak dekat dengan anjing Anda hingga Anda sembuh sepenuhnya untuk mencegah penularan penyakit. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Seabad Maria Manaoag, Bersama Jutaan Umat

Rabu, 22 April 2026 | 22:31 WIB

Guru di Bojonegoro Lari ke Sekolah Demi Hemat BBM

Selasa, 31 Maret 2026 | 22:13 WIB
X