BACA JUGA: Bertemu Presiden Bangladesh, Presiden Jokowi Bahas Penguatan Kerja Sama Konkret Indonesia dan Bangladesh
-
Influenza: Anjing dapat terinfeksi oleh virus influenza manusia, terutama influenza tipe A. Namun, virus flu anjing juga dapat menular kembali kepada manusia. Oleh karena itu, jika Anda sakit flu, hindari kontak dekat dengan anjing Anda.
-
Tuberkulosis: Kasus tuberkulosis pada anjing sangat jarang, tetapi jika Anda menderita tuberkulosis aktif, kontak langsung dengan anjing harus dihindari untuk mencegah penularan.
-
Campylobacteriosis: Bakteri Campylobacter dapat menyebabkan penyakit perut pada manusia dan anjing. Ini dapat menular melalui kontak dengan feses terkontaminasi atau makanan mentah yang terinfeksi.
-
Salmonellosis: Bakteri Salmonella juga dapat menular antara manusia dan anjing melalui makanan atau lingkungan yang terkontaminasi.
-
Ringworm (Kurap): Jamur penyebab kurap pada manusia (biasanya Trichophyton dan Microsporum) dapat menular kepada anjing dan sebaliknya. Ini dapat terjadi melalui kontak langsung dengan kulit yang terinfeksi atau benda-benda yang terkontaminasi.
-
Rabies (Penyakit Anjing Gila): Rabies adalah penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menular antara manusia dan anjing melalui gigitan hewan yang terinfeksi. Oleh karena itu, vaksinasi rabies pada anjing sangat penting.
-
Leptospirosis: Bakteri Leptospira dapat menular kepada manusia melalui air atau tanah yang terkontaminasi oleh urin hewan yang terinfeksi. Anjing yang terinfeksi juga dapat menyebarkan penyakit ini.
-
Giardiasis: Protozoa Giardia dapat menular antara manusia dan anjing melalui kontak dengan feses yang terkontaminasi.
-
Cacing Pita: Cacing pita seperti Dipylidium caninum dapat menular kepada manusia jika mereka tertelan, misalnya saat seseorang tidak sengaja menelan kutu pita dari anjing yang terinfeksi.
Penting untuk diingat bahwa penularan penyakit antara manusia dan anjing biasanya jarang terjadi, dan dengan tindakan pencegahan yang tepat, risikonya dapat dikurangi.
Pastikan anjing Anda mendapatkan perawatan medis yang sesuai, termasuk vaksinasi dan pengobatan cacing, serta menjaga kebersihan lingkungan mereka.
Juga, jika Anda sakit, hindari kontak dekat dengan anjing Anda hingga Anda sembuh sepenuhnya untuk mencegah penularan penyakit. ***
Artikel Terkait
Kamu Ingin Bulu Anjing Kesayangan Mu Kinclong dan Bersih Dog Lovers? Begini Cara dan Teknik Sederhananya
Cara Mengolah Daging Ayam untuk Makanan Anjing Kesayangan Kamu
Bagaimana Mengukur Porsi Makan Anjing Kesayangan Agar Gizinya Terpenuhi? Begini Tips dan Caranya Dog Lovers
Dog Lovers, Begini Cara Memandikan Anjing Kesayangan yang Benar dan sehat
Memilih Sabun Mandi yang Cocok untuk Anjing Kesayangan Kamu, Begini Caranya Dog Lovers