Contohnya salah satu layanan digital perbankan yang berkontribusi besar terhadap kinerja perseroan adalah Agen BRILink.
Hingga akhir Desember 2022, BRI telah memiliki 627 ribu agen yang tersebar di seluruh Indonesia.
Agen BRILink tersebut telah melayani 979 juta transaksi finansial.
Bahkan BRI memperoleh Rp1,4 triliun dalam bentuk fee based income dari transaksi-transaksi tersebut.
Selain itu, ada super apps BRI yaitu BRImo yang hingga akhir Desember 2022 telah digunakan oleh 23,85 juta user atau tumbuh 68 persen secara tahunan.
Pertumbuhan pengguna itu kemudian diikuti dengan volume transaksi mencapai Rp.2.669 triliun atau tumbuh 98,48 persen yoy.
Produk hasil inovasi lainnya yang menurut Arga membanggakan adalah BRIspot.
Melalui aplikasi itu tenaga pemasar BRI bisa men-disbursed dari nasabah mikro sekitar Rp1 triliun.
Aplikasi ini digunakan oleh para tenaga pemasar dalam mempercepat proses kredit.
Dulu tanpa adanya BRIspot memproses kredit bisa mencapai dua minggu.
Dengan BRIspot pihaknya bisa mempercepat proses kredit menjadi sekitar dua hari saja.
Bahkan pada banyak kasus dua jam selesai asalkan dokumen nasabah sudah lengkap.
Terbaru, BRI memperkenalkan platform anyar yang terintegrasi untuk produk wholesale banking yaitu QLola.
Melalui produk baru itu BRI menawarkan kemudahan dan keunggulan bagi nasabah wholesale untuk dapat mengakses berbagai fitur perbankan melalui mekanisme single sign on.
Artikel Terkait
Dirut BRI Sunarso Raih Leadership Achievement Awards, Dua Penghargaan dari The Asian Bankers Diraih BRI
Komitmen HIMBARA Dukung Hilirisasi Industri. Dirut BRI, Sunarso: Hilirisasi Bagian Daripada Point of No Return
BRI Jalin Kerja Sama dengan Oppo Indonesia Perluas Transaksi Digital
BRI Proaktif Ungkap Pelaku Pembuat dan Penyebar APK Palsu. Dukung Polri ungkap Kejahatan Perbankan
BRI Kembali Buka Program MAGENTA 2023, Persiapkan Generasi Muda Hadapi Era Revolusi Industri 4.0