SMA Negeri 1 Pontianak Rayakan HUT Ke 69 Tahun, Berikut Riwayat Singkat Berdirinya hingga Jadi Sekolah Favorit

photo author
Gerard Weruin, Pontianak Globe
- Jumat, 16 September 2022 | 08:05 WIB
SMAN 1 PONTIANAK
SMAN 1 PONTIANAK

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANK - Pendidikan menjadi aspek penting dalam kehidupan manusia.

Karena pentingnya, belajar di tempat yang tepat adalah suatu hal yang harus benar-benar menjadi perhatian. Bagi kamu yang berada di Pontianak dapat menjadikan SMA Negeri 1 sebagai rujukan dalam menuntut ilmu.

Pada 14 September setiap tahunnya, SMA Negeri 1 merayakat hari jadinya. Pada tahun
2022 ini, HUT SMAN 1 Pontianak telah sampai pada usia ke-69 tahun dan menjadi salah
satu sekolah rujukan yang banyak diincar banyak pelajar dalam menuntut ilmu.

69 Tahun bukanlah usia yang muda, untuk kamu yang penasaran dengan sekolah ini berikut
mimin berikan riwayat singkat berdirinya SMAN 1 Pontianak untuk kamu.

Pada tahun 1953, terdapat SLTA berstatus swasta yang di dalamnya terdapat dua jenis
sekolah, yaitu SMA dan SGA yang bernaung dibawah Yayasan Pendidikan Kalbar dengan
menumpang di gedung Sekolah Rakyat Kampung Bali yang kini adalah komplek rumah
toko.

BACA JUGA: 5 Tips Membagi Waktu UMKM agar Efektif antara Pekerjaan dan Usaha Sampingan

BACA JUGA: Lagi Viral Hacker Bjorka, Apa itu Hacker ? Waspada, Ada 6 Jenis Hacker yang Wajib Diketahui

Atas tuntutan yang diajukan kepada Residen Bambang Soeparto dan Wali Kota
Soemartojo pada 14 September 1953, sekolah tersebut dialih statusnya menjadi sekolah
negeri yang kelak menjadi SMAN Negeri 1 Pontianak dan SPG Negeri Pontianak.

Tahun 1954, kedua sekolah tersebut menempati tempat baru, yaitu SMP Negeri di Jalan
Bintara (sekarang SLTP Negeri 1 Jalan Urip Soemoharjo) dengan waktu belajar sore
sampai malam hari.

SGA menempati lantai bawah, yang keduanya dipimpin oleh seorang kepala sekolah Bapak Djaisman.

Pada tahun 1955 atau prakarsa ‘Yayasan Karet’ didirikan gedung SMA di Jalan Sumatra
(sekarang Jalan Gusti Johan Idrus) dan atas prakarsa Yayasan Kopra didirikan gedung SGA
di Jalan Ekonomi (sekarang Jalan Kalimantan).

Sejak saat itu berpisah dan dipindahkanlah kedua anak kembar tadi untuk menempati rumah masing-masing. SMA tetap dipimpin oleh Bapak Djaisman dan SGA dipimpin oleh Bapak Yusuf Tjun.

Pada tahun 1959, SMA Negeri 1 Pontianak mempunyai adik kandung SMA sore yang kemudian diberi nama SMA Khatulistiwa.

Pada tahun 1965, SMA Khatulistiwa dialihstatuskan menjadi SMA Negeri. Sejak saat itulah SMA Negeri ini menjadi SMA Negeri 1 dan adiknya bernama SMA Negeri 2 yang kini berada di Jalan R.E Martadinata.

Pada saat awal tahun 1989/1990. Gedung SPG Negeri di Jalan Kalimantan diserahkan
pengelolaannya kepada SMA Negeri 1 Pontianak. Sejak saat itulah dikenal istilah kampus 1
di Jalan Johan Idrus dan kampus II di Jalan Kalimantan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Gerard Weruin

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X