PONTIANAKGLOBE -- Kabar gembira, ekonomi Kalimantan Barat berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) mengalami pertumbuhan sebesar 5,01% year on year (y-o-Y) pada kuartal IV/2022 dibandingkan dengan periode sama kuartal IV/2021 sebesar 4,31%.
Badan Pusat Statistik mencatatkan pertumbuhan ekonomi terjadi pada sebagian besar lapangan usaha terbesar oleh transportasi dan pergudangan menyumbang paling tinggi untuk ekonomi Kalbar yakni sebesar 14,44%, disusul jasa pendidikan sebesar 14,33%, pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 12,39%.
"[Setelah itu] informasi dan komunikasi sebesar 10,42%, industri pengolahan sebesar 9,61%, pengadaan air, pengelolaan sampah, limbah dan daur ulang sebesar 7,8$%, perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor," kata BPS dikutip Pontianak Globe, Senin (6 Februari 2023).
Lapangan usaha menyusul menyumbang pertumbuhan ekonomi yaitu, real estate sebesar 4,89%, pengadaan listrik dan gas sebesar 4,19%, penyediaan akomodasi dan makan minum sebesar 3,66%, konstruksi sebesar 2,92%, jasa keuangan dan asuransi sebesar 2,34%, jasa perusahaan sebesar 0,63% dan jasa lainnya mencapai 8,51%.
Walau ada pertumbuhan ternyata terdapat lapangan usaha yang mengalami konstraksi yaitu pertambangan dan penggalian sebesar minus 28,93%, dan administrasi pemerintahan, pertahanan dan jaminan sosial wajib sebesar minus 0,14%.
Di sisi secara struktur PDRB Kalbar tertinggi adalah industri pengolahan tertinggi sebesar 16,46% selama 2022 lebih tinggi sedikit dibandingkan dengan 2021 yang sebesar 16,44%.
Struktur PDRB kedua tertinggi adalah perdagangan besar dan eceran, reparasi mobil dan sepeda motor dari 12,80% pada 2021 menjadi 13,70% pada 2022.