kalbar-kita

Realisasi Investasi PMA Kalbar Turun 29,52 Persen Senilai 84 Juta US Dolar

Minggu, 2 Juli 2023 | 13:41 WIB
Industri kelapa sawit salah satu penyumbang investasi di Kalbar (Sumber foto: Pemprov Kalbar)

PONTIANAKGLOBE -- Bank Indonesia mencatatkan realisasi investasi Kalimantan Barat (Kalbar) sektor Penanaman Modal Asing (PMA) mengalami penurunan pada kuartal I/2023 dibandingkan pada kuartal yang sama pada tahun sebelumnya.

Adapun realisasi PMA senilai US$152,07 juta atau terkontrasi 27,48% dibandingkan periode yang sama kuartal sebelumnya yang senilai US$209,68 juta.

Penurunan PMA didorong nilai investasi pada bidang usaha pangan, perkebunan, dan peternakan dengan kontraksi minus 29,52% dari US$119 juta pada kuartal I/2022 menjadi US$84 juta pada kuartal I/2023.

"Penyebab penurunan tersebut karena kondisi harga tandan buah segar kelapa sawit tidak setinggi periode sama tahun sebelumnya," kata Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalbar Anggini Sari dikutip Pontianak Globe, Minggu (2 Juli 2023).

Sementara itu, realisasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) tercatat sebesar Rp2,52 triliun atau terkontraksi sebesar 18,05% dibandingkan dengan kuartal yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp3,07 triliun.

Bidang usaha yang mengalami penurunan PMND didorong nilai investasi bidang usaha tanaman pangan, perkebunan, dan peternakan dengan kontraksi sebesar minus 48,89% (yoy) dari Rp1,47 triliun pada triwulan I/2022 menjadi Rp754,9 miliar pada kuartal I/2023.

Kabupaten Ketapang masih menjadi wilayah dengan lokasi investasi baik PMA dan PMDN sepanjang kuartal I/2023. PMA di Ketapang sebesar 57,19% dibandingkan kabupaten lain. Sementara PMDN sebesar 46,35%.

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB