PONTIANAKGLOBE.COM, DARIT, LANDAK -- Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, menyebabkan Sungai Menyuke meluap hingga memicu banjir besar.
Beberapa desa terdampak, termasuk Kampet, Padang Pio, dan Tembawang Bale, dengan ketinggian air mencapai 200 cm di beberapa titik.
Baca Juga: Mengapa Masa Aktif Paket Telkomsel Berkurang Jadi 28 Hari? Ini Penjelasannya
Banjir menggenangi jalan raya, pemukiman warga, dan fasilitas umum.
Hujan deras yang mengguyur wilayah Kecamatan Menyuke, Kabupaten Landak, pada Rabu, 22 Januari 2025, menyebabkan Sungai Menyuke meluap.
Sungai Menyuke yang meluap mengakibatkan banjir di sejumlah desa.
Kapolsek Menyuke, IPDA Aprianus Sabari Tampe, menyampaikan bahwa tingginya curah hujan menjadi penyebab utama meluapnya sungai tersebut.
Baca Juga: BRI CoreLab dan Promedia Hadir di USU, Latih Mahasiswa Kuasai Dunia Digital
Beberapa desa yang terdampak antara lain Desa Kampet, Desa Padang Pio, dan Desa Tembawang Bale.
"Di Desa Kampet, ketinggian air mencapai 10–20 cm, sementara di Desa Tembawang Bale, air setinggi 50–90 cm menggenangi jalan raya dan pemukiman warga," ujar Kapolsek, Kamis, 23 Januari 2025.
Selain itu, Dusun Songga dan Desa Songga juga mengalami banjir dengan ketinggian air 80–150 cm, sementara di Dusun Ansang, air mencapai 100–200 cm dan merendam fasilitas umum serta jalan raya.
Bahkan, di Desa Darit, ketinggian air berada pada kisaran 100–150 cm, termasuk di depan Markas Polsek Menyuke yang mencapai 90–100 cm.
Arus Lalu Lintas Lumpuh
Banjir juga mengakibatkan terputusnya akses lalu lintas Darit-Bengkayang.
"Saat ini, kendaraan roda dua maupun roda enam tidak bisa melintas," tambah IPDA Aprianus.