kalbar-kita

Menantu Habisi Nyawa Mertua di Kalbar, Terungkap Motif Sakit Hati

Senin, 7 Oktober 2024 | 21:51 WIB
Polsek Ketungau Hulu berhasil menangkap seorang pria berinisial J (28) yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan di Dusun Payung Api, Desa Sepiluk, Kecamatan Ketungau Hulu. (Polres Sintang)

PONTIANAKGLOBE.COM, SINTANG -- Polsek Ketungau Hulu berhasil menangkap seorang pria berinisial J (28) yang diduga terlibat dalam kasus pembunuhan di Dusun Payung Api, Desa Sepiluk, Kecamatan Ketungau Hulu.

Kejadian tersebut terjadi pada Minggu, 6 Oktober 2024 sekitar pukul 01.00 WIB, dengan korban seorang wanita berinisial SY (52), yang merupakan mertua pelaku.

Baca Juga: Kapolda Kalbar Irjen Pol Pipit Rismanto Pastikan Kesiapan Personel untuk Pengamanan Pilkada 2024

Peristiwa itu bermula ketika anak korban yang berada di rumah bersama ibunya mendengar suara rintihan dari kamar sebelah.

Saat memeriksa sumber suara, anak korban menemukan ibunya sudah tergeletak dengan tubuh bersimbah darah.

Panik, ia langsung meminta bantuan tetangga untuk melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Laporan diterima Polsek Ketungau Hulu sekitar pukul 02.00 WIB.

Kapolres Sintang, AKBP I Nyoman Budi Artawan, menjelaskan bahwa hasil visum menunjukkan korban mengalami sejumlah luka serius, termasuk luka sayat di leher dan ibu jari kirinya yang hampir putus.

Baca Juga: Mengapa Labu Kuning Harus Jadi Bagian dari Menu Sehari-hari? Ini 6 Alasannya

Pelaku akhirnya menyerahkan diri ke Polsek Sekayam, Polres Sanggau, pada Minggu pagi, sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam pengakuannya, J mengakui bahwa ia membunuh mertuanya karena sakit hati akibat ucapan korban beberapa hari sebelumnya.

Perkataan korban yang menolak rencana pelaku untuk membawa anak-anaknya, yang tinggal bersama korban sejak istrinya meninggal, memicu kemarahan yang memuncak pada aksi brutal tersebut.

Baca Juga: Dua Laga Krusial bagi Timnas Garuda, Shin Tae-yong Targetkan Poin dari Bahrain dan Tiongkok

Saat kejadian, J datang ke rumah korban dengan membawa pisau dan menyerang korban di bagian dada.

Ketika korban berusaha melarikan diri, pelaku merangkul lehernya dan menusuk leher korban hingga tewas.

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB