Pelaku lalu mendorong korban hingga kepala anak itu terbentur lantai.
Pada malam Rabu, 21 Agustus 2024, orang tua korban, termasuk ibu tiri yang diduga menjadi pelaku, melaporkan kehilangan anak mereka ke Polda Kalbar.
Namun, pada Kamis, 22 Agustus 2024 sekitar pukul 18.00 WIB, ayah korban menemukan jasad anaknya di belakang rumah dalam kondisi tak bernyawa.
Jasad korban ditemukan terbungkus karung dan kantong plastik hitam, dan sudah mulai membusuk.
Seorang guru TK yang pernah mengajar korban mengatakan bahwa sering terlihat bekas luka lebam di tubuh korban.
Hal ini semakin memperkuat dugaan adanya kekerasan dalam rumah tangga sebelum kematiannya.
Setelah penemuan jasad tersebut, polisi langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), mendokumentasikan, dan melaporkan kegiatan ini kepada pimpinan.
Saat ini, polisi masih menunggu hasil visum untuk memastikan penyebab kematian korban secara pasti.
Kasus ini sedang ditangani dengan serius oleh pihak kepolisian, dengan harapan segera terungkap dan pelaku diproses sesuai hukum yang berlaku. ***