kalbar-kita

Tragedi Ledakan Gas di Sintang Kalbar, 5 Orang Terluka Bakar Termasuk Pemilik Warung Makan

Rabu, 24 Juli 2024 | 21:55 WIB
Ilustrasi ledakan gas 3kg. (Antara)

PONTIANAKGLOBE.COM, SINTANG -- Sebanyak lima orang warga Sintang, Kalbar, mengalami luka bakar akibat ledakan tabung gas di warung Zulaika yang berlokasi di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Kapuas Kanan Hulu, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Peristiwa naas ini terjadi pada Selasa, 23 Juli 2023 sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca Juga: 28.463 Jiwa Terdampak dan 3.659 Rumah Terendam Banjir di Sintang, Pemprov Kalbar Serahkan Bantuan Banjir kepada Pemkab Sintang

Kapolres Sintang, melalui Kapolsek Kota Sintang Iptu Karsa, mengungkapkan bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh kebocoran gas pada selang yang menghubungkan kompor dengan tabung gas.

Lima korban, termasuk pemilik warung, Kamal, dan empat karyawannya, mengalami luka bakar dan segera dilarikan ke IGD Puskesmas Sungai Durian.

Iptu Karsa menjelaskan bahwa rencana keempat karyawan akan dirujuk ke RS Ade Mohammad Djoen untuk perawatan lebih lanjut.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk selalu memeriksa kelayakan tabung, kompor, dan selang gas guna mencegah kejadian serupa.

Baca Juga: TNI Menggagalkan Penyelundupan 10 Kilogram Sabu di Sintang, di Perbatasan RI-Malaysia

Iptu Karsa mengatakan, dari pemeriksaan sejumlah saksi mata sekaligus karyawan rumah makan terungkap ada aroma gas yang tajam dan suara kebocoran tercium sebelum ledakan terjadi.

Pemilik rumah makan kemudian mencoba memperbaiki kebocoran.

Ia membawa tabung gas yang bocor ke dalam bak toilet untuk direndam.

Namun, tidak lama kemudian terjadi ledakan yang mengakibatkan semburan api mengenai karyawan di dapur.

Baca Juga: Ganjar Milenial Adakan Pertandingan Badminton di Sintang Provinsi Kalbar, Begini Tanggapan Positif Peserta

Korban ledakan gas saat ini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Ade M Djoen Sintang.

Tiga dari lima korban, termasuk pemilik warung Kamal dan dua karyawannya, Anisa dan Sarineda, mengalami luka bakar cukup parah, sekitar 40 persen.

Halaman:

Tags

Terkini