PONTIANAKGLOBE.COM, LANDAK, KALBAR -- Kejadian mengejutkan terjadi di Dusun Tamang Desa Jelimpo, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.
Seekor buaya liar berukuran sekitar 1,5 meter dan berat sekitar 15 kg ditemukan oleh warga di pinggir jalan dengan mulut terikat lakban, Sabtu, 4 Mei 2024.
Kapolres Landak, AKBP I Nyoman Budi Artawan SH SIK MM, melalui Kapolsek Ngabang, Prambudi SH dan Bhabinkamtibmas Bripka AA Yandra, menyatakan, “Kejadian ini bermula ketika saudara Konjung hendak mengambil buah sawit milik anak buahnya, dan dia melihat sesuatu bergerak di tepi jalan raya.”
Baca Juga: Cara Menghemat Konsumsi Listrik Meskipun AC Menyala Selama 24 Jam
“Dia mendekat dan menemukan bahwa itu bukanlah biawak seperti yang dia kira, melainkan seekor anak buaya yang terikat di pinggir jalan dengan mulut terikat lakban,” tambahnya.
“Dengan upaya memanggil warga sekitar, mereka berhasil menangkap anak buaya tersebut menggunakan jaring,” lanjutnya.
Setelah mendengar informasi tersebut, Bhabinkamtibmas Bripka AA Yandra segera menuju lokasi kejadian dan menemukan bahwa anak buaya tersebut telah diamankan oleh warga di dalam sebuah kotak bekas kulkas dengan mulut dan kaki terikat.
Yandra menegaskan bahwa buaya tersebut telah diserahkan kepada petugas Kabid Damkar Kabupaten Landak, Daniel, SE.
“Saya berharap tidak akan ada informasi yang salah bahwa buaya tersebut ditemukan di sungai di Kecamatan Jelimpo, tetapi sebenarnya ditemukan di pinggir jalan dengan mulut terikat lakban hitam,” ungkap Yandra.
Buaya adalah reptil besar yang hidup di air.
Secara ilmiah, buaya meliputi seluruh spesies anggota famili Crocodylidae, termasuk pula buaya sepit (Crocodylidae, seperti Tomistoma schlegelii).
Buaya umumnya menghuni habitat perairan tawar seperti sungai, danau, rawa, dan lahan basah lainnya.
Makanan utama buaya adalah hewan-hewan bertulang belakang seperti bangsa ikan, reptil, dan mamalia, kadang-kadang juga memangsa moluska dan krustasea bergantung pada spesiesnya.