kalbar-kita

Momen Langka: Prabowo Serukan Teriakan Perang Khas Dayak di Pontianak

Sabtu, 20 Januari 2024 | 20:57 WIB
Prabowo Subianto, menghadiri acara Bahaupm Bide Bahana (Silaturahmi) bersama ribuan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 20 Januari 2024. (Dok. Pontianak Globe)

PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Suatu momen langka terjadi saat Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, menghadiri acara Bahaupm Bide Bahana (Silaturahmi) bersama ribuan Pasukan Merah Tariu Borneo Bangkule Rajakng (TBBR) di Pontianak, Kalimantan Barat, pada Sabtu, 20 Januari 2024.

Baca Juga: 5 Kedai Kopi di Pontianak yang Harus Dikunjungi

Prabowo memekikkan 'teriakan perang' yang pernah diajarkan oleh masyarakat Dayak padanya ketika masih aktif sebagai tentara. Teriakan tersebut berupa kata 'yiaww' dengan nada tinggi.

Sepanjang acara, Prabowo terdengar beberapa kali membakar semangat warga Dayak dengan menggunakan teriakan tersebut.

Aksi Prabowo disambut oleh suku Dayak dengan penuh haru, dan mereka kemudian membalas dengan teriakan yang serupa.

Baca Juga: Kumpulan Warung Kopi Legendaris di Pontianak

Sebelum melakukan teriakan tersebut, Prabowo berbagi cerita tentang peran penting warga Dayak dalam pengalamannya.

Ia mengakui bahwa ia banyak belajar tentang bertahan hidup dari suku tersebut.

"Dulu, ketika saya masih aktif sebagai prajurit, saya dibantu oleh beberapa sukarelawan Dayak yang membantu saya dalam melatih pasukan. Teriakan perang tadi, saya diajarkan oleh sukarelawan-sukarelawan Dayak," cerita Prabowo.

"Mereka mendukung saya selama operasi di berbagai daerah, memberikan pengajaran tentang ilmu bertahan hidup di hutan, ilmu berburu, ilmu melacak, dan ilmu perang," tambahnya.

Baca Juga: 3 Warkop di Pontianak yang Siap Menyambut Mahasiswa 24 Jam

Pasukan Merah TBBR adalah salah satu organisasi masyarakat Dayak.

Sesuai dengan namanya, sebagian besar anggota kelompok ini mengenakan pakaian bernuansa merah, dilengkapi dengan topi adat dan aksesori khas Suku Dayak ketika bertemu dengan Prabowo.

Di bawah kepemimpinan Panglima Jilah, Pasukan Merah TBRR di Kalimantan memiliki peran dalam upaya pelestarian budaya dan dianggap sebagai benteng terakhir yang akan memperjuangkan hak-hak Suku Dayak.

Baca Juga: Cara Membuat Kopi Susu Gula Aren Dingin yang Segar saat Cuaca Panas

Halaman:

Tags

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB