Generasi Emas Gereja Melawan Ancaman Narkoba: Paparan Kepala BNN dalam Pertemuan Pastores Pontianak

photo author
Jans Angkamor Bong, Pontianak Globe
- Kamis, 31 Agustus 2023 | 06:20 WIB
Brigjen Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto. M Si, dan istri foto bersama Uskup Agustinus (Jans Angkamor Bong)
Brigjen Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto. M Si, dan istri foto bersama Uskup Agustinus (Jans Angkamor Bong)

"Bandar narkoba terus berupaya menghindari pelacakan dengan berbagai cara. Ini adalah tanggung jawab kita untuk menjaga masyarakat dan generasi muda dari ancaman ini," imbuhnya.

Sebagai lembaga yang bertanggung jawab atas pencegahan dan pemberantasan narkotika, BNN memiliki peran yang sangat vital dalam menjaga kesejahteraan masyarakat.

Dasar hukum BNN diatur dalam Undang-Undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Acara ini menjadi kesempatan bagi para imam dan umat Katolik untuk mendapatkan wawasan lebih mendalam tentang peran mereka dalam mencegah penyebaran narkoba dan menjaga generasi muda dari bahaya ini.

Semangat untuk menjaga generasi muda dari dampak narkoba menjadi fokus dalam pertemuan ini.

Pesan Brigjen Pol. Drs. Sumirat Dwiyanto. M Si tidak hanya menyentuh hati para imam, tetapi juga memberi inspirasi untuk berperan aktif dalam mewujudkan Generasi Emas Gereja yang kuat, sehat, dan terbebas dari pengaruh negatif narkoba.

Sumirat Dwiyanto apresiasi Keuskupan Agung Pontianak

Dalam wawancaranya dengan awak media, Sumirat Dwiyanto memberikan apresiasi yang luar biasa kepada Bapa Uskup karena telah memberikan kesempatan kepada BNN untuk memberikan dan berbagi informasi tentang bahaya narkotika terutama untuk wilayah Kalimantan Barat khususnya.

Dia juga mengatakan bahwa kesempatan ini merupakan peristiwa yang sangat cocok untuk mencegah peredaran narkotika dilingkungan Orang Muda Katolik (OMK) khususnya untuk mengantisipasi terjadinya penggunaan narkoba dikalangan gereja.

Sumirat Dwiyanto menghimbau kepada OMK untuk semua paroki yang ada di Keuskupan Agung Pontianak untuk lebih aktif dan mendekatkan diri pada kegiatan positif terlebih mendekati kalangan gereja yang notabene memberikan penguatan iman serta pengetahuan.

“Diharapkan para romo, bruder, suster dan semua peserta bisa mensosialisasikan dan memberikan informasi sehingga meningkatkan pengetahuan bahaya narkotika agar hidup lebih baik dalam masyarakat tanpa narkotika,” kata Sumirat Dwiyanto.

Dia juga menjelaskan dengan pengetahuan yang meningkat pasti tumbuh kesadaran dari OMK yang merupakan generasi emas gereja, untuk bisa menangkal, menolak dan mencegah narkotika yang akan bersentuhan dengan mereka.

Tujuannya untuk menghindarkan OMK dari pengaruh buruk supaya hidup lebih sehat, sukses dan bahagia tanpa narkotika. Baginya, pertemuan dan seminar kepada para imam Keuskupan Agung Pontianak sungguh luar biasa.

Peluang untuk menjadi generasi emas bagi OMK akan lebih luas seraya slogan 100% katolik, 100% Indonesia.

Sumirat Dwiyanto berpesan kepada kaum muda agar menjauhi aura negatif dalam pergaulan yang ada di sekitar lingkungan dan menjalin sosialisasi secara positif dengan sesama orang muda agar hidup lebih sehat dan bebas narkoba.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jans Angkamor Bong

Tags

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X