Sejarah Rumah Sakit Antonius Pontianak Awal Berdiri, Masa Penjajahan Jepang dan Masa Pemerintahan Indonesia

photo author
Bima Kresna, Pontianak Globe
- Kamis, 8 Juni 2023 | 14:20 WIB
RSU Santo Antonius Pontianak. (Instagram @rsantoniusptk)
RSU Santo Antonius Pontianak. (Instagram @rsantoniusptk)

Selama kepemimpinan beliau terjadi banyak perubahan dan kemajuan baik secara fisik bangunan, peningkatan SDM, peralatan medis, kerjasama yang baik dengan para dokter spesialis, maupun peningkatan mutu pelayanan.

RSU St. Antonius menerima 3 (tiga) orang dokter spesialis tetap yaitu dr. Sientje Mokoginta, Sp. B., dr. Joko T. Basuki, Sp. OG., dan dr. Charles Hutasoit, Sp. A.

Masa Pemerintah Republik Indonesia (1998-sekarang)

Pada masa kepemimpinan Dr. Gunawan Hadibrata, dengan melihat kebutuhan dan pemanfaatan fasilitas RSU St. Antonius oleh masyarakat semakin meningkat, maka pihak Keuskupan Agung Pontianak memikirkan untuk mengadakan perluasan gedung RSU St. Antonius, sehingga pada bulan November 1998 Uskup Agung Pontianak melakukan penancapan tiang pertama dan memberkati lokasi pembangunan gedung baru RSU St. Antonius Pontianak yang terletak di bekas lokasi penjara Jl. KHW. Hasyim Pontianak.

Pada bulan September 2002 Ruang St. Boromeus mulai dibuka untuk menampung pasien yang terkena wabah penyakit diare dan demam berdarah.

Tanggal 1 Oktober 2002 secara bertahap gedung baru RSU St. Antonius mulai difungsikan.

(Bima Kresna)

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Bima Kresna

Sumber: RSU Santo Antonius Pontianak

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X