PONTIANAKGLOBE -- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatatkan inflasi Kota Pontianak turun dari 5,06% pada Maret 2023 menjadi 0,48% sementara secara tahunan sebesar 4,36%.
Penyumbang inflasi pada April 2023 secara dipengaruhi sebelas kelompok pengeluaran seperti transportasi sebesar 17,02%. Kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,21%, kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 3,29%, kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,02%.
Sementara itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 2,34%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,18%, kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,09%, dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 1,74%,
"Pengeluaran lain adalah kelompok pendidikan sebesar 1,36%, kelompok kesehatan sebesar 0,55%, serta kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,12%," kata BPS dikutip Pontianak Globe, Selasa (2 Mei 2023).
Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi yoy pada April 2023, meliputi bensin, tarif angkutan udara, rokok kretek filter, bahan bakar rumah tangga, beras, daging babi, mobil, telur ayam ras, air kemasan, dan solar.
Sedangkan komoditas memberikan sumbangan deflasi yoy, sebagai berikut, minyak goreng, sawi hijau, ikan tongkol atau ikan ambu-ambu, ketimun, jeruk, kacang panjang, cabai rawit, ikan baung, anggur, dan daging ayam ras.
Artikel Terkait
Inflasi Maret 2023 Sebesar 5,06 Persen Disumbang Pengeluaran Pribadi, Shampo, Sabun Mandi Cair
Baju Muslim Wanita dan Ongkos Jahit Pakaian Sumbang Inflasi Maret 2023