PONTIANAKGLOBE -- Kelompok pengeluaran yang mengalami peningkatan harga menjadi penyebab inflasi sebesar 5,06% year on year (y-o-y) pada Maret 2023.
Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Barat mencatatkan kelompok pengeluaran yang menyumbang inflasi bagi Kalbar adalah transportasi sebesar 15,98%, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 6,69%, kelompok minuman dan tembakau sebesar 4,74%.
Selanjutnya, Menurut Badan Pusat Statistik Kalbar dari kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 4,23%, kelompok penyediaa makanan dan minuman atau restoran sebesar 3,53%.
Kelompok pengeluaran lain penyumbang inflasi pada Maret 2023 ini yakni kelompok perumahan, air, listrik dan bahan bakar rumah tangga sebesar 3,35%, kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,81%.
"Kelompok pendidikan sebesar 1,36%, kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,48%, dan kelompok informasi, komunikai dan jasa keuangan sebesar 0,09%," kata BPS dikutip Pontianak Globe, Senin (3 April 2023).
Adapun kelompok perawatan pribadi mencakup shampo, sabun mandi cair, popok bayi sekali pakai atau diapers, pasta gigi, dan pembalut wanita.
Artikel Terkait
Pemerintah dan Bank Indonesia Sepakati Lima Langkah Strategis Jaga Inflasi 2023. Berikut Poin Pentingnya
Kelompok Pengeluaran Ini Sumbang Inflasi Februari 2023 Sebesar 5,54 Persen YoY
5 Manfaat Lidah Buaya untuk Kesehatan Rambut. Nomor 4 Bisa Buat Rambut Kamu Kuat Lho