PONTIANAKGLOBE -- Pemprov Kalbar menargetkan produksi padi pada 2023 mencapai 1,10 juta ton gabah kering giling dari luas lahan baku sawah mencapai 242.972 hektare (Ha).
Jumlah tersebut lebih tinggi dibandingkan produksi sementara sepanjang 2022 yang mencapai 814.743 ton gabah kering giling.
Pemprov Kalbar berupaya agar tahun ini produksi padi maksimal mengingat kondisi el nino yang berlangsung pada awal Juni 2023 bakal mengganggu lahan pertanian.
Oleh karena itu, Pemprov Kalbar bersama para petani di daerah mempercepat tanam padi agar produksi padi terjaga sepanjang 2023.
Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Kalbar Florentinus Anum mengatakan untuk memenuhi target produksi tersebut maka luas tanam padi sasaran harus mencapai 350.597 hektare dari total sasaran tanam padi seluas 11.200 hektare atau 3,2% memperoleh bantuan benih.
"Seluruh kegiatan tanaman pangan dari APBN 2023 akan memperoleh bantuan benih," kata Anum dikutip Pontianak Globe dilansir dari laman Dinas Pertanian Kalbar, Jumat (7 April 2023).
Dia mengatakan alokasi kegiatan tanaman pangan di Kalbar pada 2023 terdiri dari padi kaya gizi seluas 1.000 Ha, padi lahan kering 200 Ha, padi inbrida 10.000 Ha.
Selain itu, bantuan kegiatan mandiri benih padi inbrida 30 Ha dan kegiatan pemajangan varietas 12 Ha.
Artikel Terkait
Mengenal Apa itu Aplikasi Tanamin! Bisa Mendeteksi Penyakit Tanaman Padi, Singkong dan Tomat
Top Deh, Kapuas Hulu Tebar Puluhan Ribu Ikan Nila di Lahan Mina Padi!