DIa juga mengapresiasi Pemerintah Kabupaten/Kota, Pemerintah Desa, dan Badan Usaha yang telah memberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan bagi pekerjanya.
Harisson mengimbau seluruh Kepala Perangkat Daerah serta perwakilan pemerintah tingkat Kabupaten/Kota hingga Desa untuk turut berkontribusi melindungi para pekerja di wilayahnya.
Wakil Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Kalimantan, Agus Dwi Fitriyanto, berharap rapat koordinasi ini dapat merumuskan strategi konkret untuk meningkatkan cakupan kepesertaan dan kualitas pelayanan jaminan sosial bagi pekerja konstruksi.
Diharapkan, melalui rapat koordinasi teknis ini, akan tercipta sinergi yang lebih kuat antar pemangku kepentingan untuk mewujudkan kesejahteraan yang lebih baik bagi pekerja konstruksi.
“Sekaligus mendukung keberlanjutan pembangunan infrastruktur di Kalimantan Barat,” pungkasnya.
Pada kesempatan yang sama, Suhuri Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pontianak mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Pemerintah Kalimantan Barat dalam memastikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) berjalan optimal untuk melindungi seluruh pekerja khususnya pekerja sektor konstruksi. Harapannya semua pekerja, baik di proyek pemerintah maupun swasta, terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan.