PONTIANAKGLOBE.COM, SAMBAS -- Tim SAR Gabungan masih berupaya mencari dua nelayan asal Pemangkat, Kabupaten Sambas, Kalimantan Barat, yang hilang tenggelam pada Rabu, 23 Oktober 2024.
Kedua nelayan tersebut merupakan penduduk Desa Harapan, Kecamatan Pemangkat, yang dilaporkan hilang setelah kapal ikan yang mereka naiki diterjang cuaca buruk.
Baca Juga: OMK Sambas Lakukan Kunjungan ke Rumah Lansia
Proses pencarian kini memasuki hari keempat, dengan keterlibatan berbagai unsur, termasuk Pos SAR Sintete, Bakamla Pemangkat, Satpolairud Polres Sambas, serta nelayan setempat.
Komandan Pos SAR Sintete, Zulhijah, menjelaskan bahwa tim SAR Gabungan terus melanjutkan pencarian korban kapal tenggelam di perairan Kalang Bau, Kecamatan Jawai Selatan.
"Operasi SAR memasuki hari ketiga setelah kecelakaan kapal nelayan di perairan Pulau Kalang Bau, Kecamatan Jawai Selatan, Kabupaten Sambas," ungkap Zulhijah kepada media pada Rabu, 23 Oktober 2024.
Dia juga menyampaikan bahwa pada 22 Oktober 2024, tim melakukan penyisiran permukaan dan memperluas area pencarian hingga radius 4 nautical miles (NM).
"Pagi ini, sekitar pukul 06:00 WIB, Tim SAR Gabungan melaksanakan penyisiran permukaan, dengan area pencarian mencapai radius 4 NM² dari lokasi kejadian," tambahnya.
Baca Juga: Pelantikan Panitia Pembangunan Pastoran Paroki Sambas
Sayangnya, hingga akhir pencarian hari ketiga, kedua nelayan tersebut belum ditemukan.
"Operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 17:30 WIB tanpa hasil, dan akan dilanjutkan dengan pemantauan dan koordinasi," jelasnya.
Dia menambahkan bahwa pada hari keempat, yaitu 23 Oktober 2024, operasi pencarian akan kembali dilanjutkan dengan metode penyisiran permukaan, dengan area pencarian ditambah menjadi radius 5 NM² dari lokasi kejadian.
Baca Juga: Bule Denmark Pakai Sepeda Lewat Sambas Menuju Malaysia, Kemalaman Diizinkan Nginap di Polsek Galing
Sebelumnya, pencarian dua nelayan Pemangkat yang tenggelam di sekitar muara Sungai Sambas, Jawai Selatan, Kabupaten Sambas, mengalami kendala akibat luasnya area pencarian pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Tim SAR Gabungan, dengan bantuan nelayan setempat, melakukan penyisiran di radius sekitar lokasi kapal yang tenggelam.
Artikel Terkait
Pemuda Asal Papua Barat Hilang Tenggelam di Sungai Pawan Sandai Saat Berenang Bersama Teman
Pemuda Asal Papua Barat Ditemukan Meninggal Usai Tenggelam di Sungai Pawan, Ketapang
Taipan Teknologi Inggris Mike Lynch Hilang Setelah Kapal Tenggelam di Italia, Nasibnya Masih Misterius
Liburan Berujung Duka! Seorang Remaja Tenggelam di Air Terjun Kecamatan Tayap Ketapang
Tragis! Pekerja Telly Tewas Tersapu Swing Crane, Jasadnya Tenggelam di Sungai Kapuas
78 Tewas saat Kapal Bermuatan 278 Orang Tenggelam di Danau Kivu Republik Kongo