Tragedi Petak Umpet: Bocah 12 Tahun di Pontianak Meninggal Terjerat Tali Ayunan

photo author
Steve Vantax, Pontianak Globe
- Jumat, 28 Juni 2024 | 21:20 WIB
Ilustrasi meninggal dunia.
Ilustrasi meninggal dunia.

PONTANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Seorang bocah berusia 12 tahun di Jalan Sepakat I, Komplek Blok M, Kecamatan Pontianak Tenggara, meninggal dunia setelah lehernya terjerat tali ayunan saat bermain petak umpet dengan teman-temannya.

Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis, 27 Juni 2024.

Baca Juga: Anji Bantah Isu Perselingkuhan dengan Juliette Angela Sebagai Setingan: Fokus pada Karya Kolaborasi

Teman-teman korban menemukan bocah tersebut dalam kondisi leher terjerat tali ayunan dan segera memberitahukan pemilik rumah.

Kapolresta Pontianak Kombes Pol Adhe Hariadi, melalui Kasi Humas AKP Wagitri, menyatakan bahwa bocah tersebut, bernama KN, ditemukan dengan wajah pucat, mulut mengeluarkan busa, dan kedua kaki menempel di lantai.

Baca Juga: Sengatan Listrik saat Perbaiki Atap Gudang Sawmil, Pekerja Bangunan di Kubu Raya Meninggal Dunia

Korban sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis dan mendapatkan perawatan intensif.

AKP Wagitri mengimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi anak-anak mereka selama liburan untuk mencegah kejadian serupa.

Dia menekankan pentingnya memastikan anak-anak bermain dalam lingkungan yang aman dan nyaman.

Baca Juga: Tragedi Memilukan, Anak Tewas Terjebak Dalam Mesin Molen di Kubu Raya, Begini Langkah yang Diambil Polisi

Polsek Pontianak Selatan melalui akun Instagramnya mengonfirmasi bahwa bocah tersebut telah meninggal dunia akibat insiden ini. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X