Festival HAM Nasional di Singkawang: Merayakan Hak Asasi Manusia, Inklusivitas, dan Toleransi

photo author
Tim Pontianak Globe 01, Pontianak Globe
- Selasa, 17 Oktober 2023 | 20:22 WIB
Pj. Wali Kota Singkawang, Sumastro. (Sulandra)
Pj. Wali Kota Singkawang, Sumastro. (Sulandra)

PONTIANAKGLOBE.COM, SINGKAWANG -- Kota Singkawang telah bersiap untuk menyelenggarakan Festival Hak Asasi Manusia (HAM) 2023 pada tanggal 17-19 Oktober 2023.

Acara ini akan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dan undangan dari berbagai wilayah di Indonesia dan luar negeri.

Festival HAM akan dihadiri oleh berbagai pejabat pemerintah, baik dari tingkat pusat maupun daerah, serta tamu perwakilan dari negara sahabat. Festival HAM 2023 mengusung tema besar "Bersatu Menjaga Martabat Manusia Indonesia yang Adil, Toleran, dan Inklusif."

Baca Juga: Megawati Akan Mengumumkan Cawapres Pendamping Ganjar Pranowo Besok, Rabu 18 Oktober 2023. Apakah Mahfud MD?

Tema ini dipilih karena relevan dengan situasi Indonesia saat ini, yang memerlukan peningkatan pemahaman tentang keragaman, serta dapat mencerminkan nilai-nilai lokal dan cita-cita untuk memastikan bahwa masyarakat Indonesia adil, toleran, dan inklusif, baik di dalam negeri maupun di dunia.

Siti Ruhaini Dzuhayatin, Tenaga Ahli Utama Bidang HAM KSP, menjelaskan bahwa Festival HAM ini adalah wujud dari komitmen bersama untuk menghormati dan melindungi hak asasi manusia bagi semua warga negara, tanpa ada yang tertinggal.

Selama tiga hari, Festival HAM akan mengadakan berbagai kegiatan, termasuk diskusi pleno, diskusi paralel, dialog dengan pemuda, kunjungan ke tempat-tempat yang memiliki makna penting terkait HAM, deklarasi Festival HAM, kampanye toleransi, sosialisasi anti-bullying, pertunjukan seni, serta pameran produk dan kuliner lokal.

Hasil dari diskusi di semua sesi tersebut akan dirangkum dalam sebuah deklarasi, yang berisi analisis situasi HAM, temuan dari diskusi, dan rekomendasi kepada pemerintah serta pemangku kepentingan lainnya.

Harapannya, rekomendasi yang dihasilkan dari deklarasi ini akan diimplementasikan oleh pemerintah pusat dan daerah secara konkret.

Baca Juga: Agung Laksono Ungkap Rencana Calon Wakil Presiden Prabowo yang Akan Jadi Kader Golkar, Apakah Gibran via AMPI

Selain diskusi, masyarakat luas juga akan diajak untuk merasakan langsung makna toleransi dan inklusivitas yang menjadi tema utama festival ini.

Ini akan dilakukan melalui kegiatan jalan-jalan ke tempat-tempat yang mencerminkan toleransi dan keberagaman di Kota Singkawang, seperti area Masjid Raya dan Pekong Tua.

Selain itu, ratusan siswa sekolah dan anggota masyarakat lainnya akan mengikuti kampanye toleransi dan sosialisasi anti-bullying sebagai upaya penanaman nilai-nilai HAM sejak dini.

Baca Juga: Hasto: Kami Bertemu Gibran untuk Berbicara, Begini Respon Sekjen PDIP Tentang Isu Gibran Gabung ke Golkar

Festival HAM merupakan forum berbagi praktik-praktik baik dalam penghormatan, perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan HAM yang diadakan di sebuah daerah yang menjadi tuan rumah. Festival HAM ini diselenggarakan oleh International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), dan Kantor Staf Presiden (KSP) RI, bersama Pemerintah Kota Singkawang, sebagai wujud kebijakan dan praktik HAM di daerah tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Steve Vantax

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Budaya Tumbuh dari Keberanian

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:42 WIB
X