Kota Singkawang dipilih sebagai tuan rumah Festival HAM karena berhasil menduduki peringkat pertama dalam Indeks Kota Toleran (IKT) hasil survei SETARA Institute pada tahun 2022. Festival ini juga memberikan kesempatan untuk memperkenalkan Kota Singkawang kepada masyarakat dalam dan luar negeri.
Pemerintah Kota Singkawang akan berbagi pengalaman dan informasi dengan daerah lain tentang cara merawat dan mengimplementasikan nilai-nilai toleransi.
Sumastro, Pj Wali Kota Singkawang, menyatakan harapannya bahwa predikat "Kota Toleran" yang telah diraih oleh Kota Singkawang dapat dipertahankan sambil mewujudkan Singkawang sebagai "kota HAM" di Indonesia.
Dalam Festival HAM 2023 ini, Pemerintah Kota Singkawang akan menunjukkan nilai-nilai kolektif dan praktik toleransi yang sudah mengakar di wilayah mereka, serta akan membagikan cerita dan pelajaran tentang penghormatan HAM kepada para peserta festival.
Selain itu, Singkawang juga akan berbagi pengalaman dan informasi dengan daerah lain mengenai cara merawat dan mengimplementasikan kehidupan yang bertoleransi.
Festival HAM adalah bukti komitmen Kota Singkawang untuk memenuhi dan melindungi hak asasi manusia setiap warga negara dan mencegah pelanggaran HAM.
Pemerintah Kota Singkawang secara aktif menerapkan prinsip-prinsip HAM dalam setiap kebijakan daerah yang mereka buat.
Komnas HAM berharap bahwa Festival HAM akan menjadi forum untuk mendorong pemajuan, perlindungan, dan pemenuhan HAM melalui peran pemerintah daerah.
Festival HAM juga merupakan bentuk pengawalan masyarakat sipil terhadap komitmen pemerintah daerah dalam melaksanakan prinsip-prinsip HAM di tingkat kabupaten/kota.
Iwan Misthohizzaman, Direktur Eksekutif INFID, menjelaskan bahwa Festival HAM adalah puncak perayaan penghormatan HAM bagi masyarakat luas setelah pemerintah daerahnya mendapatkan pelatihan.
Festival ini juga bertujuan untuk membantu masyarakat memahami hak-hak mereka sebagai warga negara.
Festival HAM adalah kolaborasi multipihak sebagai inisiatif kebangsaan, dan melibatkan pemerintah pusat dan daerah, lembaga nasional HAM, dan kelompok masyarakat sipil.
Agenda ini hanya bisa terlaksana berkat kerja sama antara Komnas HAM, INFID, Kantor Staf Presiden, Pemerintah Kota Singkawang, serta dukungan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat, dan instansi lainnya.
Festival HAM adalah upaya bersama untuk mempromosikan nilai-nilai HAM di seluruh negeri dan memastikan bahwa HAM menjadi landasan kebijakan dan pelayanan kepada masyarakat, baik oleh pemerintah pusat maupun daerah.
Atnike Nova Sigiro, Ketua Komnas HAM, berharap bahwa Festival HAM akan mendorong pemahaman dan penghargaan terhadap HAM di berbagai daerah di Indonesia.
Artikel Terkait
Friendship City antara Kota Singkawang dan Kota Sibu Malaysia. Berikut Keunikan Kota Seribu Kelenteng Itu
Ketapang dan Singkawang di Kalbar Hujan Ringan Kamis 2 Maret 2023 Siang
Warga Nyarumkop di Singkawang Keluhkan Penerangan Jalan Gelap Gulita dan Rawan Kecelakaan
Pontianak dan Singkawang Cerah Berawan Selasa 16 Mei 2023
Kisah Lengkap Penemuan Mayat Pria di Pondok Samping Kelenteng di Pasiran Singkawang, Identitas Terungkap
Kisah Lengkap Pembunuhan Singkawang, Pacar Tega Habisi Teman Wanitanya. Status Hubungan pun Terungkap
Inflasi Kota Singkawang, Pontianak dan Sintang Naik 0,36 Persen, Ini Penyebabnya
Wah di Singkawang hanya 14 Persen Koperasi Gelar RAT, Muslimin: Koperasi Wajib Selenggarakan Rapat Anggota
Pontianak dan Singkawang Hujan Petir Minggu 2 Juli 2023
Orang Muda Ganjar Gelar Pertandingan Persahabatan dan Berikan Jersey ke klub Black Spider FC di Singkawang