PONTIANAKGLOBE.COM, PONTIANAK -- Memasuki pertengahan tahun 2026, tantangan finansial anak muda bukan lagi sekadar menahan hasrat belanja online, melainkan menghadapi penurunan daya beli akibat inflasi.
Jika kamu hanya mendiamkan gaji pertamamu di rekening bank konvensional, nilainya dipastikan akan terus tergerus.
Baca Juga: Ide Bisnis Berbasis NZA, Begini Peluang Micro-Business Hijau Rendah Modal bagi Gen Z
Bagi investor pemula Pontianak, jangan biarkan uangmu "tidur".
Alihkan sebagian pos masa depan -- sebanyak 20 persen -- ke dalam 3 instrumen investasi yang terbukti tangguh melawan inflasi saat ini:
* Emas Digital Beragun Fisik: Nilai emas cenderung naik dalam jangka panjang mengikuti laju inflasi. Saat ini, kamu sudah bisa membeli emas digital secara legal mulai dari Rp10.000 melalui berbagai aplikasi yang diawasi Bappebti.
* Obligasi Negara Ritel (SBN): Pemerintah Indonesia secara berkala merilis Surat Berharga Negara (SBN) ritel dengan kupon (imbal hasil) di atas rata-rata bunga deposito bank. Ini adalah opsi investasi 100% aman karena dijamin undang-undang.
* Saham Sektor Konsumer Pricing Power: Pilih saham perusahaan besar yang produknya tetap dibeli masyarakat meskipun harganya naik (contoh: produsen kebutuhan pokok atau rokok). Perusahaan dengan pricing power kuat ini cenderung mampu menjaga profitabilitas bisnisnya di tengah inflasi. ***