PONTIANAKGLOBE.COM, PARIS -- Presiden Prabowo Subianto menyambut positif pembentukan France-Indonesia High Level Business Council sebagai langkah strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi dan investasi antara Indonesia dan Prancis.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo usai pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Élysée, Rabu (28/5/2026).
Baca Juga: Mgr Samuel Harapkan Inspirasi PKSN XIII Hidupi Gerak Komsos
Prabowo mengapresiasi dukungan Macron dalam mendorong percepatan berbagai bentuk kerja sama antara kedua negara, termasuk peningkatan investasi dan hubungan bisnis yang saling menguntungkan.
“Kami berterima kasih atas dukungan Presiden Macron untuk mempercepat perkembangan kerja sama ini. Kita ingin meningkatkan kerja sama, termasuk investasi di kedua negara. Saya sangat gembira dan menyambut baik pembentukan France-Indonesia High Level Business Council,” ujar Prabowo.
Menurut Prabowo, forum bisnis tingkat tinggi tersebut akan menjadi wadah penting untuk memperkuat keterlibatan perusahaan-perusahaan Prancis dalam pembangunan ekonomi Indonesia dan memperluas peluang investasi di berbagai sektor strategis.
“Ini saya kira sangat penting, dan kami menyambut gembira partisipasi serta kehadiran perusahaan-perusahaan Prancis yang terus berkontribusi dalam perekonomian Indonesia,” lanjutnya.
Prabowo juga menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama internasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Menurutnya, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi membuat dunia semakin terhubung sehingga kerja sama menjadi kebutuhan utama dibandingkan konflik dan persaingan yang merugikan.
Ia menyambut baik terjalinnya Comprehensive Strategic Partnership antara Indonesia dan Prancis yang diharapkan mampu menghasilkan kolaborasi yang lebih konkret, seimbang, dan berdampak bagi kedua negara.
Baca Juga: Demam Thrift Shopping di Jalan Bali & Ampera: Ladang Cuan atau Siap-Siap Tergusur Aturan Baru?
“Kami sangat gembira karena kini kita telah memiliki Comprehensive Strategic Partnership. Tentunya, ke depan kita ingin melihat kerja sama yang lebih konkret, lebih seimbang, dan lebih berdampak,” jelas Prabowo.
Dalam pertemuan tersebut, kedua kepala negara turut membahas berbagai isu strategis, mulai dari kerja sama pertahanan, energi bersih, pendidikan, riset, hingga implementasi Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement yang diharapkan semakin memperkuat hubungan ekonomi Indonesia dengan kawasan Eropa.