"Selain itu juga kami telah menempatkan dua personel sebagai reception and departure center bagian dari PBB untuk menerima kedatangan dan kepulangan dari tim USAR (Urban Search and Rescue) internasional serta satu orang di USAR Coordination Cell sebagai pusat koordinasi operasi SAR internasional di Turki," lanjutnya.
Kepada tim INASAR, Presiden Jokowi pun menyampaikan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, via telepon.
Menurut Presiden Jokowi, Presiden Erdogan mengapresiasi kerja cepat tim INASAR.
"Tadi malam saya telepon juga, berbicara dengan Presiden Erdogan mengenai tim kita, tim medis maupun SAR kita yang sudah berada di Turki dan beliau menyampaikan apresiasi karena kita dianggap cepat," ujar Presiden Jokowi. ***
Artikel Terkait
KBRI Bakal Temui Dewan Pendidikan Turki, Atasi Studi Pelajar Indonesia Terdampak Gempa Bumi
Sudah Lewat 5 Hari, 1 Anggota Keluarga Tertimbun Gempa Bumi di Turki Masih Hidup
PB IDI, Organisasi Profesi, dan Pemerintah RI Kirimkan Relawan Tenaga Medis untuk Bantu Gempa Turki
Pemerintah Indonesia Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Turki dan Suriah
Tim Kemanusiaan Indonesia Bangun Rumah Sakit Darurat di Kota Antakya Salah Satu Kota Bersejarah di Turki