Bangun Kolam Retensi, Pemkot Bandung Punya Solusi Atasi Banjir

photo author
Yanuarius Viodeogo Seno, Pontianak Globe
- Rabu, 28 Desember 2022 | 12:56 WIB
Pemkot Bandung tambah kolam retensi atasi banjir (Sumber foto: Bandung.go.id)
Pemkot Bandung tambah kolam retensi atasi banjir (Sumber foto: Bandung.go.id)

PONTIANAKGLOBE -- Apabila ada sejumlah pemerintah daerah pusing dengan cara mengatasi persoalan banjir, tidak demikian dengan Pemkot Bandung yang mampu menemukan berbagai alternatif solusi. 

Pemkot Bandung memiliki sejumlah kolam retensi untuk mengurangi dampak banjir yang sering terjadi di Bandung. Baru-baru ini, Pemkot Bandung baru saja meresmikan kolam retensi Ciraga Wetland Park di Kecamatan Cibiru, Selasa 27 Desember 2022.

Dengan demikian, total ada sebanyak 9 kolam retensi yakni Taman Lansia, Kandaga Puspa, Sarimas, Sirnaraga, Rancabolang, Gedebage. Selain mengatasi banjir, juga berfungsi sebagai lokasi konservasi air. 

Wali Kota Bandung, Yana Mulyana mengatakan kehadiran kolam-kolam retensi sangat penting apalagi jika saat hujan lama terjadi sehingga tingkat debit air tinggi mengalir langsung ke kolam-kolam retensi. 

"Alhamdulillah [kolam retensi] di tengah cuaca yang konon katanya ekstrem bisa terus juga mengurangi dampak banjir di kota Bandung. Kehadiran termasuk biopori, sumur imbuhan, dan rumah pompa," kata Yana dari rilis Pemkot Bandung dikutip Pontianak Globe, Rabu (28 Desember 2022).

Menurutnya, kolam retensi dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai objek wisata serta meningkatkan indeks kebahagiaan masyarakat. Sehingga menambah ruang publik dan berdampak dengan peningkatan indeks kebahagiaan masyarakat Kota Bandung. 

Kolam yang dibangun di atas tanah seluas 5.396 meter persegi itu untuk konservasi air di kawasan mata air agar debit air berkurang. 

Kepala DSDABM Kota Bandung, Didi Ruswandi mengatakan ada 67 mata air di Kota Bandung sehingga kehadiran kolam retensi termasuk juga untuk menjaga dan melestarikan mata air. 

"Ada tiga prinsip utama yang harus dipenuhi pada aspek pembangunan yaitu, pemenuhan peningkatan kesejahteraan ekonomi, kehidupan sosial yang aman kemudian nyaman dan inklusif, termasuk kualitas lingkungan hidup yang terjaga dari satu generasi ke generasi berikutnya," kata Didi. 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Yanuarius Viodeogo Seno

Sumber: Pemkot Bandung

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X